Jakarta-
Read More : Spek Asus ExpertCenter DG500MER dan ExpertCenter All-in-One EG3408WVA
Selama 25 tahun beroperasi di Indonesia, Acer telah dikenal sebagai brand laptop dan PC, namun kedepannya Acer ingin lebih dikenal masyarakat sebagai brand gaya hidup.
Andrew Hou, COO Acer Pan Asia Pasifik, mengatakan Acer Group saat ini memiliki beberapa bisnis non-PC yang sedang dikembangkan. Beberapa di antaranya adalah Acepure yang menjual peralatan rumah tangga, dan Acer Apparel yang menjual tas dan koper.
“Anda melihat alat pembersih udara. Anda melihat mesin perawatan kesehatan. Soalnya sistem parkirnya, jadi Acer sebagai sebuah brand bukan lagi sekadar produk PC atau IT. Kami sekarang menawarkan solusi gaya hidup yang lengkap,” kata Hou dalam wawancara email eksklusif. Bersama media di Jakarta, Senin (7/8/2024)
Hou mengatakan Acer akan meluncurkan lini produk Acepure di Indonesia dalam waktu dekat. Namun baik Hou maupun perwakilan Acer Indonesia tidak membeberkan jadwalnya. Acerpure menawarkan perlengkapan kecantikan dan peralatan rumah tangga seperti air purifier, kipas angin, filter air. penyedot debu pengering rambut dan alat penata rambut
Hou menambahkan, bisnis non-PC Grup Acer menyumbang 29% terhadap total pendapatan perseroan pada tahun ini hingga Mei 2024. Kehadiran bisnis non-PC juga mendongkrak pangsa pasar Grup Acer dari 1,28 miliar pada Desember 2016 menjadi $4,97 miliar pada Mei 2024.
“dalam inisiatif gaya hidup non-PC Kami mendukung kewirausahaan. Kami mendorong bisnis baru untuk melakukan IPO terpisah dan independen pada akhir Mei. Kami memiliki lebih dari 10 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Taiwan,” jelas Hu.
Upaya diversifikasi Acer merupakan langkah penting dalam memastikan kelangsungan hidup perusahaan dalam jangka panjang. Namun, Hou mengakui bahwa laptop dan PC tetap menjadi sumber pendapatan bagi Acer.
Bisnis PC Acer di kawasan Asia Pasifik menghasilkan 50% total pendapatan Acer. Acer juga menjadi merek terkemuka di Indonesia untuk kategori pendidikan dan pemerintahan karena kepatuhannya terhadap kebijakan TKDN.
Sedangkan untuk bisnis PC dan laptop, Acer akan fokus memperkirakan permintaan PC AI pada paruh kedua tahun 2024. Brand asal Taiwan tersebut akan menggelar kompetisi eSports Predator League pada tahun 2025 untuk meningkatkan momentum penjualan laptop gaming dan PC video “Menghidupkan Kembali Perjalanan 25 Tahun Acer” (vmp/fay)