Jakarta –

Read More : Gol Indonesia Dianulir dan Kebobolan Uzbekistan, Wasit Bikin Geram!

Perebutan tiket Olimpiade Paris 2024 yang mempertemukan Indonesia dengan Guinea resmi dimulai. Netizen berkumpul untuk memberikan semangat kepada timnas U-23 Indonesia.

“Semoga beruntung teman-teman!” tulis Bine yang dihimpun detikINET dari X.com, Kamis (5/9/2024).

Pertandingan tersebut berlangsung di Clairefontaine, Paris, Prancis. Duka atas kematian ini dimulai pada jam 8 malam.

Shin Tae-yong kembali menugaskan Ernando untuk menjaga gerbang Indonesia. Kemudian beknya adalah Muhammad Ferrari, Komang Teguh, dan Nathan Tjoe-A-On.

Posisi sebelah kanan adalah Bagas Kaffa dan sebelah kiri adalah Pratama Arhan. Kemudian di tengahnya Ivar Jenner akan berduet dengan Marselino. Sedangkan Jeam Kelly Sroyer dan Witan Sulaeman akan mendukung Rafael Struick di lini serang.

Ketika netizen melihat lineup tersebut, mereka cukup terkejut dan tidak berharap banyak. Anda hanya bisa berdoa yang terbaik, berharap Garuda Muda tetap bisa meraih kemenangan.

“Saya tidak mau menunggu lama, yang penting lihat dulu usaha mereka. Kami tetap bangga dengan Garuda❤️🔥,” kata Ana.

“Bismillah, nikmati permainannya,” kata Juventini kepada Lucu Line.

“Alhamdulillah aku menang, aku kalah, coba lagi” lanjut NanaKuso.

Mudah-mudahan besok kita bisa mengunggah meme peserta sidang hari Jumat yang berbahagia, kata Kun.

“Tidak ada ruginya, berikan yang terbaik, jangan menahan diri dan jangan menyerah,” tambah Kevintrgn.

Seperti diberitakan detikSport, Timnas U-23 Indonesia sedang mengalami krisis bek tengah akibat absennya Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Rizky Ridho. Elkan dan Justin tidak bisa ambil bagian, sedangkan Ridho masih menjalani larangan bermain dua pertandingan karena kartu merah di semifinal Piala Asia U-23 2024.

Diberitakan sebelumnya, Timnas U-23 Indonesia berstatus semifinalis Piala Asia U-23. Timnas Guinea U-23 kini berstatus semifinalis Piala Afrika U-23.

Baik Indonesia dan Guinea bertujuan untuk mencetak rekor dua Olimpiade dalam sepak bola. Indonesia mencapai tujuan terakhir pada tahun 1956, sedangkan Guinea melakukannya pada tahun 1968. Saksikan video “Jelang Laga Guinea, Indonesia U-23 Adaptasi Cuaca Dingin – Latihan Ringan” (hps/afr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *