Jakarta –

Read More : Frenkie de Jong Sedih Gagal Bela Belanda di Euro 2024

Kepala Badan Pangan Nasional (BAPANAS) Arif Prasetyo Adi mengatakan, harga daging akan naik setelah Idul Fitri. Berdasarkan data panel harga, rata-rata harga popcorn di Jakarta Pusat adalah 80.000 per kilo.

Dia mengatakan, tingginya harga tersebut karena belum semua pedagang di Pasar Jakarta membuka pasarnya. Terutama para pemasar besar yang menjual produknya kepada kecil-kecilan. Beberapa pedagang, kata Arif, tidak pulang kampung, atau berlibur ke luar Jakarta.

Hal inilah yang membuat stok daun sangat sedikit di pasaran. Sementara itu, permintaan pasca Idul Fitri kembali meningkat.

Khusus di pasir, sebagian pedagang sudah diperbolehkan berkomunikasi kembali ke daerah asalnya, termasuk pasar besar, kata Arif saat dihubungi Detikcom, Minggu (21/4/2024).

Pak Arif tidak menjawab pertanyaan apakah ada permasalahan terkait pengumpulan pohon pinus di tingkat petani di areal produksi. Namun menurutnya, karena para pedagang di pasar tidak pulang lebih awal, para petani sedikit menunda panen.

Pasalnya, jika cadangan di tingkat petani habis, maka harga bawang merah bisa semakin turun jika pedagang di pasar tidak membeli lebih banyak.

“Kalau panen terus, seharusnya harganya benar-benar turun. Karena tidak ada pembeli. Apalagi produk tanaman dikonsumsi setiap hari, harganya akan sangat mahal,” ujarnya.

Harga popcorn berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Harga sharot di wilayah Diki Jakarta tercatat rata-rata Rp 80.000 per kilo.

Berdasarkan data tersebut, rata-rata harga bawang merah di tingkat pengecer di Diki Jakarta adalah Rp 80.000 per kilogram per hari. Pada tanggal 20 April, harga rata-rata popcorn adalah Rp69.760 per kilogram. (benda)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *