Jakarta –
Read More : Prabowo Siapkan Medical Check Up Gratis untuk 52 Juta Penduduk Tahun Depan
Skrining merupakan proses pemeriksaan kesehatan penting yang dilakukan secara berkala. Selain mengetahui kesehatan Anda secara umum, skrining juga dapat mendeteksi risiko suatu penyakit, terutama penyakit serius.
Banyak yang mungkin menganggap pemeriksaan kesehatan itu mahal. Namun bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara gratis.
Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat mendeteksi kemungkinan 14 penyakit, antara lain: Diabetes Hipertensi Iskemia jantung Stroke Kanker Serviks atau kanker serviks Kanker Kanker Anemia Tuberkulosis (TBC) Hepatitis Kronik Paru Obstruktif thalassemia Kanker usus besar Kanker paru-paru hipotiroidisme Imunitas
Bagi peserta JKN, Pemeriksaan Kesehatan Gratis BPJS Kesehatan dapat dilakukan setahun sekali secara gratis
Untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang ditawarkan BPJS Kesehatan, peserta perlu menjawab beberapa pertanyaan terkait status kesehatannya saat ini. Respons tersebut kemudian digunakan untuk mengidentifikasi 14 risiko penyakit pada partisipan pada tingkat rendah, sedang, dan tinggi.
Berikut cara cek BPJS kesehatan melalui JKN mobile app: Install dan buka JKN mobile app Masukkan nomor kartu JKN-KIS atau email peserta dan password Pilih fitur monitoring riwayat kesehatan Pilih nomor kartu kesehatan BPJS Jawab pertanyaan seputar kebiasaan dan kesehatan Setelah mengisi riwayat jawaban yang tertera , Hasil skrining BPJS menunjukkan faktor risiko kesehatan terkait diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan lainnya.
Selain melalui mobile JKN, peserta juga dapat melakukan pengecekan melalui website BPJS Kesehatan. Berikut langkah-langkahnya: Buka situs https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining/index.html Masukkan nomor kartu BPJS kesehatan, tanggal lahir dan kode captcha, klik cari peserta setelah itu akan muncul halaman konfirmasi layar muncul. . , mulai dari berat badan, tinggi badan, pendidikan, nomor ponsel, hingga koneksi keluarga, tentang risiko diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan lainnya, klik Terima untuk mengisi formulir data secara lengkap. Peserta menyaksikan video “Perbedaan KRIS dan BPJS Kesehatan Kelas” (ath/kna).