Jakarta –
Read More : Kematian Massal di Laos karena Miras Oplosan, Begini Cara Menghindarinya
Bocoran benchmark dari chip grafis terintegrasi AMD mulai bermunculan, dan hasilnya terlihat seperti salah satu GPU terpopuler di pasaran.
Bocoran chip grafis utama adalah Radeon 890M yang menggunakan arsitektur RDNA 3.5. Menurut bocoran hasil Geekbench, GPU internalnya lebih cepat dibandingkan GPU lama seperti Radeon RX 580, RX 5500, dan GTX 1070.
Skor OpenCL Geekbench yang diperoleh 890M adalah 42.932, mengalahkan skor RX 580 dan RX5500 sebesar 41.991 dan 42.923. Sedangkan Vulcan 890M memperoleh skor 46.298 atau hanya tertinggal satu poin dari GTX 1070.
Namun yang paling menarik, performa Vulcan 890M hanya tertinggal 15% dari GTX 1650 Super. Ini merupakan perbandingan penting karena GTX 1650 adalah GPU terpopuler kedua dalam penelitian Steam.
Satu-satunya hal yang perlu diingat adalah bahwa skor benchmark ini mungkin tidak selalu mencerminkan performa chip grafis secara keseluruhan, terutama jika dibandingkan dengan performa gaming di dunia nyata.
Namun, mengingat 890M, yang sebenarnya memiliki chip grafis terintegrasi, dibandingkan dengan chip grafis diskrit yang lebih besar dan lebih haus daya, perbedaan kinerjanya masih menarik.
Jika bocoran hasil benchmark tersebut benar, berarti PC generasi berikutnya akan mampu menjalankan banyak game lawas dengan resolusi 1080p, meski hanya menggunakan chip grafis internal.
Sebelumnya, AMD membandingkan benchmark chip grafis dengan arsitektur RDNA 3.5 dan RDNA 3. Pada pengujian 3DMark TimeSpy misalnya, chip grafis dengan arsitektur RDNA 3.5 mencapai performa 32% lebih tinggi dibandingkan grafis RDNA 3. keping.
Kemudian pada pengujian Night Raid, frame rate yang diperoleh chip grafis tersebut lebih tinggi 19% dibandingkan RDNA 3. Perbedaan ini penting karena arsitektur RDNA 3.5 berfokus pada efisiensi energi tanpa meningkatkan performa.
Chip grafis RDNA 3.5 ini akan digunakan pada Ryzen AI 300 yang diberi nama Strix Point dan diperkirakan akan dirilis pada 28 Juli, menurut Techspot pada Kamis (18/07/2024).
“Sedih! Ribuan ikan mati di Brazil akibat limbah industri’ (asj/asj)