Riyadh –

Read More : Hybrid Sudah Banyak, Kapan Toyota Bikin Mobil Listrik di Indonesia?

Arab Saudi telah mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034, dan negara Timur Tengah tersebut telah mencapai lebih dari 900 kesepakatan sponsorship dan menjalin kemitraan dengan 48 organisasi.

Bukan rahasia lagi kalau FIFA mencalonkan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. .

Arab Saudi masih ingin menggunakan sepak bola sebagai soft powernya, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh organisasi Denmark Play the Game. Tujuannya untuk meningkatkan citranya dan menjadi alat untuk mempengaruhi negara.

Untuk mendapatkan hak menjadi tuan rumah acara tersebut, Arab Saudi telah bekerja keras selama dua setengah tahun terakhir. Mereka disebut telah menandatangani perjanjian dengan 48 negara yang tergabung dalam aliansi tersebut.

Selain itu, pencalonan Arab Saudi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 telah menarik lebih dari 900 sponsor, 194 di antaranya sebagian besar berasal dari bidang sepak bola.

Kesepakatan dicapai dengan perusahaan minyak Aramco. 71 dari perjanjian tersebut merupakan kemitraan tahunan yang bernilai hingga $100 juta.

BERMAIN Penelitian menunjukkan bahwa Arab Saudi masih menikmati “bermain” olahraga. Selain sepak bola, mereka juga menyelenggarakan banyak kompetisi olahraga lain seperti tinju, Formula 1, eSports, dan golf.

Stannis Ellsberg, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan: “Peningkatan signifikan dalam investasi dan kerja sama strategis menunjukkan banyak hal tentang ambisi Arab Saudi dan semakin besarnya penekanan pada olahraga internasional.”

Pencalonan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 memang tidak perlu diragukan lagi. Amnesty International terus menyoroti pelanggaran hak asasi manusia di Arab Saudi. Tonton video “Arab Saudi Tuan Rumah Piala Dunia 2034” (yna/bay)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *