Jakarta –
Read More : Intel Ngaku Bikin Blunder di Prosesor Lunar Lake
Fox Logger telah menegaskan kembali posisinya dalam menyediakan solusi pelacakan GPS di Indonesia. Dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), Fox Logger telah meluncurkan kamera canggih untuk mencegah kecelakaan kendaraan.
“Teknologi ini dapat mendeteksi aktivitas seperti tidur, merokok, atau menggunakan ponsel saat mengemudi yang dapat menyebabkan kecelakaan. Dengan teknologi ini, kami berharap pasar akan semakin mengadopsinya,” kata Alamsyah Cheung. pengelolaan. Direktur PT Sumbar Sinergi Makmur (IOTF) selaku pemilik merek dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/9/2024).
Kamera pintar ini ditujukan untuk sektor logistik yang pengoperasiannya sebagian besar dilakukan secara manual. Dengan teknologi AI, pengawasan ini kini didigitalkan.
Alamsya mengatakan Fox Logger tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi prediktif untuk menjadwalkan penggantian adalah salah satu fitur terbaik yang ditawarkan di pasar.
“Bayangkan jika ada truk mogok di tengah perjalanan jauh dari lokasi kerja, kerugian yang ditimbulkan bisa sangat besar. Dengan perkiraan yang akurat, kami membantu mencegah kejadian tersebut dan memastikan kendaraan tetap berfungsi dengan baik,” jelas Alamsya.
Produk FoxLogger dirancang untuk berintegrasi dengan sistem manajemen logistik yang ada.
“Kami menyederhanakan proses onboarding dengan dashboard yang mudah digunakan, khususnya bagi Generasi Y, berusia 30-44 tahun. Tim operasional akan mendapatkan kemudahan dalam menggunakan sistem tersebut,” tambahnya.
Alamsyah mengatakan keakuratan data adalah kunci solusi FoxLogger. Dengan pengumpulan data yang sangat akurat dan pengiriman koordinat GPS secara real-time, manajer armada dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
“Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga menghemat biaya operasional,” kata Alamsya.
Produk seharga Rp 1,1 juta ini juga memiliki fitur notifikasi real-time yang menjadi keunggulan lainnya.
“Dengan pemberitahuan ini, pengelola armada dapat segera mengidentifikasi dan menyelesaikan potensi masalah kendaraan seperti persyaratan perawatan atau tanda-tanda kerusakan. Hal ini membantu menjaga kelancaran operasional,” tambahnya.
Lihat “RICE 2024 Google Siapkan 9.000 Siswa Baru Dengan Keterampilan AI” (agt/fay)