Washington –
Read More : Aplikasi World Beroperasi Sejak 2021, Komdigi Bantah Lalai
Elon Musk sekarang menjadi pendukung kuat Donald Trump, yang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden AS tahun 2024, dan Trump mengatakan dia akan menawarinya kursi Kabinet jika terpilih.
Namun, posisi yang ditawarkan bukan sebagai menteri, melainkan penasihat Donald Trump. CNBC detikINET mengutip pernyataan Trump, “Dia orang yang sangat pintar, dan jika dia mau, saya pasti akan (menawarkannya). Dia orang yang hebat.”
Di sisi lain, ia berencana memotong kredit pajak kendaraan listrik senilai $7.500, yang tentunya dapat merugikan Tesla di masa depan. “Kredit pajak dan pemotongan pajak secara umum bukanlah hal yang baik,” kata Trump mengenai kebijakan tersebut.
Namun Elon Musk tampaknya berada di belakang Trump. Pria kelahiran Afrika Selatan ini merasa cocok untuk bekerja di departemen efisiensi pemerintahan setelah diangkat menjadi anggota kabinet.
“Nama yang sempurna,” tulisnya. Dia kemudian memposting foto dirinya berbicara di episode yang tidak ada. “Saya ingin mengabdi,” tulisnya. Dogecoin mengacu pada salah satu cryptocurrency favorit Musk.
Elon Musk rupanya menjadi salah satu tokoh paling menonjol yang mendukung mantan presiden tersebut, bahkan menghadiri acara penggalangan dana.
Menurut Wall Street Journal, Musk telah menjanjikan $45 juta per bulan untuk kampanye Trump, menjadikannya salah satu donor kampanye terbesar.
Musk mengakui keterlibatan Trump dalam penggalangan dana tersebut, namun membantah jumlah tersebut, dan mengatakan kontribusinya jauh lebih rendah.
“Saya percaya di Amerika bahwa kebebasan dan pencapaian individu telah mencapai batas tertingginya. “Dulu Partai Demokrat, tapi sekarang jabatannya beralih ke Partai Republik.”
Tonton “Elon Musk Incar Kabinet Donald Trump” (fyk/afr)