Jakarta –

Read More : Social Media Marketing Penting dan Harus Humanis

Studio animasi komputer Pixar dilaporkan telah memangkas 175 pekerjaan seiring dengan pemotongan biaya Disney. Disney diketahui telah memberhentikan 300 karyawannya sejak Januari tahun lalu.

DetiKINET dari Engadget melaporkan bahwa pemotongan tersebut, seperti dilansir Guardian, adalah pengurangan produksi acara dan film asli untuk platform streaming Disney+.

Pasalnya Disney ingin berusaha membuat divisi streaming-nya lebih menguntungkan sehingga Pixar diperkirakan akan kembali membuat film di bioskop lagi.

Meskipun Pixar pernah menjadi pembuat film yang sangat populer, Namun negara ini juga menghadapi kesulitan dalam beberapa tahun terakhir.

Disney mengatakan adalah suatu kesalahan jika membiarkan penonton mengharapkan film Pixar pada akhirnya akan hadir di Disney+, yang mereka rilis bersama Soul, Luca, dan Turning Red setelah dibatalkan karena penutupan bioskop akibat Covid-19.

Ini mungkin berperan dalam Buzz Lightyear dari Toy Story, yang tidak memenuhi ekspektasi box office, meskipun Elemental tahun lalu menjadi hit viral setelah awal yang lambat. Namun pendapatan kotor film ini jauh lebih sedikit dibandingkan film laris Pixar sebelumnya.

Pixar berharap untuk mulai membalikkan keadaan bulan depan ketika merilis Inside Out 2, sekuel dari salah satu film terbaiknya. Seluruh divisi animasi Disney lebih fokus pada waralaba. Sekuel Toy Story, Frozen, Zootopia, dan Moana sedang dalam proses dalam beberapa tahun ke depan. Tonton video “Pakaian Lucu untuk Disney On Viewers.” ” (jsn/jsn)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *