Jakarta –
Read More : Ikut Demo di DPR, Eks Menteri Jokowi Sebut Ini Momen Kritis!
Antler, perusahaan modal ventura tahap awal, sedang mencari startup di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang ingin menyuntikkan dana segar. Ini merupakan kabar baik bagi para startup di tengah situasi perekonomian yang penuh tantangan saat ini.
Antler mengumumkan putaran investasi pre-seed terbesarnya dengan mengucurkan total investasi sebesar USD 5,1 juta atau setara Rp 75 miliar kepada 37 startup.
Pembiayaan ini merupakan transaksi investasi pre-seed tertinggi dalam satu putaran pembiayaan di Asia Tenggara. Hal ini juga merupakan komitmen Antler untuk mendukung generasi wirausaha digital di kawasan ASEAN.
Co-founder dan Managing Partner Antler Asia Jussi Solavaara mengatakan, masih banyak potensi startup tahap awal di Asia Tenggara. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa modal ventura selalu berinvestasi pada pembiayaan pada tahap awal, terutama startup yang bergerak di bidang AI vertikal dan industri 4.0.
“Melalui pendanaan ini, kami berupaya membantu para pendiri membangun landasan yang kuat untuk model bisnis yang berkelanjutan, dan mendorong inovasi jangka panjang dalam ekosistem teknologi global yang lebih luas,” kata Jussi dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai mitra startup tahap awal, Antler secara strategis mampu mengidentifikasi dan mendukung tren teknologi yang sedang berkembang. Investasi yang mereka lakukan kali ini didorong oleh beberapa tren, seperti peralihan ke AI yang divertikalisasi, kebangkitan Industri 4.0 di Asia Tenggara, dan startup di kawasan ini yang membangun solusi hiperlokal dengan skalabilitas global.
Portofolio Antler mencakup 19 sektor berbeda, mulai dari AI dan SaaS B2B hingga fintech dan teknologi kesehatan. Investasi ini juga menandai komitmen awal dan jejak Antler di Malaysia, sebagai bagian dari kemitraan strategisnya dengan Khazanah Sovereign Wealth Fund.
Sementara itu, berikut daftar lengkap perusahaan yang mendapat investasi dari Antler antara lain AseetFindr, Barely Skin, BorderDollar, Buildas, CapGo, Cleve, Coex, Dash Electric, EigenAI, Emereg, Finna, Flaex, Glorious, Hybrid, Just Ping . , Kontak.ai , Levit8, Lunash.id, Mailpass, MessengerCo, Naki, OmiConvo, PingMi, Rapida.ai, ReelBlend, Seafoody, SmartViz, Spun, Ternakin, UniiD, Upbrand, XFLO, Yobo, Zappy, dan Zolo Tonton videonya “5 Startup Buatan Israel Populer di Dunia” (agt/agt)