London –
Read More : Tottenham Vs Chelsea: Mentalitas Kuat The Blues
Manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, merasa puas dengan performa tim The Blues yang finis di urutan keenam Liga Inggris musim ini meski sempat tertahan di awal. Ia pun memasang target tinggi untuk musim depan.
Tak mudah bagi Pochettino mengambil alih kendali Chelsea sejak ditunjuk pada musim panas 2023. Ia datang di era manajemen baru, dengan tim tebal yang dipenuhi banyak pemain muda. Ada beberapa tamu yang datang bersamanya.
Situasi ini membuat kemajuan Chelsea melambat. Hal ini wajar dan tidak menjadi masalah jika terjadi di klub lain. Namun, tidak demikian halnya di Stamford Bridge yang sudah identik dengan kejayaan era Roman Abramovich. Ada banyak tekanan pada Pochettino.
Hasil buruk pada awalnya mendorongnya semakin terpojok. Desas-desus pemecatan terdengar di telinganya. Namun lambat laun situasinya mulai membaik.
Meski gagal menjuarai Piala Carabao dan Piala FA, Chelsea berhasil melaju yakni ke final dan semifinal. Di Premier League, Chelsea yang lebih dulu kalah 10 kali di 23 laga pertama, kemudian hanya kalah sekali di 15 laga berikutnya.
Lima kemenangan beruntun di bulan Mei mengangkat posisi Chelsea di liga. Cole Palmer dkk yang sempat berada di posisi terbawah di awal musim, finis di zona Eropa. Chelsea bersatu, dan Pochettino berharap ini akan berlanjut musim depan.
“Kami tidak akan merayakan hasil ini (finis keenam) karena kami tahu sejarah Chelsea. Tapi ini adalah langkah awal untuk mencapai hal-hal hebat setelah ini,” kata Pochettino dikutip dari situs klub.
“Kami membangun dan memperkuat basis, dan dari situ kami harus terus berkembang. Kami punya tim muda tapi sekarang mereka punya banyak pengalaman di Liga Inggris, dan sekarang kami harus tampil lebih baik musim depan,” jelasnya. (adp/ruang)