Jakarta –
Read More : Golden Week di China: Perjalanan Meningkat, tapi Warga Takut Belanja
Berita terpopuler detikTravel kemarin membahas tentang hilangnya Boeing 737 Alaska Airlines. Mesinnya mati di udara dan meledak di udara tak lama kemudian.
Sebuah Boeing 737-700 yang dioperasikan oleh Alaska Airlines terpaksa mundur setelah salah satu mesinnya mati di udara, kata Administrasi Penerbangan Federal.
Sebuah penerbangan menuju Oakland meninggalkan Bandara Internasional Seattle-Tacoma pada Minggu sore, tetapi harus kembali setelah kru melaporkan kemungkinan masalah mesin.
Juru bicara Alaska mengatakan mesin kiri Boeing 737 mati tak lama setelah lepas landas. Alaska Airlines Penerbangan 1240 mendarat dengan selamat di pelabuhan sekitar pukul 01.30 waktu setempat, menurut FAA.
“Awak penerbangan mengikuti prosedur standar untuk situasi ini dan mendarat dengan selamat tanpa insiden,” kata juru bicara Alaska.
“Kami telah melayani tamu-tamu kami sore ini dan berusaha mengakomodasi perjalanan mereka ke Auckland dan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.”
Dabney Lawless, salah satu penumpang pesawat bersama putranya yang berusia 13 tahun, mengatakan kejadian itu traumatis. Kerusakan mesin memaksa penumpang mengirim pesan teks kepada orang yang mereka cintai karena ketakutan.
Semua orang mengira kami akan jatuh,” tulis Lawless dalam email dari Alaska. Jangan Terbang Lion Air (msl/msl)