Jakarta –
Read More : Kemendag-BUMN Bantu UMKM Ekspor ke 33 Negara
Seorang penumpang diadili dan diperintahkan untuk membayar biaya bahan bakar pesawat. Alhasil, ia mengambil tindakan di tengah penerbangan.
Menurut Polisi Federal Australia, seorang pria berusia 32 tahun dari Australia Barat membatalkan penerbangan dari Perth ke Sydney pada 25 September 2023. Akibatnya pesawat harus berbalik arah dan kembali ke Perth sehingga pilot terpaksa kembali ke Perth. Anda membuang-buang bahan bakar saat mendarat.
Setahun kemudian, pada Senin (16 September 2024), seperti diberitakan CNN, pria tersebut akhirnya diperintahkan membayar kembali US$5.806 (Rp89 juta) kepada maskapai untuk menutupi biaya bahan bakar yang terbuang. Dia juga didenda US$6.055 (Rs93 juta) oleh Pengadilan Magistrates Perth, sehingga total kerugian atas perilaku buruknya di udara menjadi US$11.861 (Rs182 juta).
Kasus ini harus menjadi peringatan bahwa aktivitas kriminal di dalam pesawat dapat berakibat fatal bagi pelakunya, kata Shona. “Jauh lebih mudah mengikuti instruksi staf maskapai penerbangan daripada menimbulkan masalah yang tidak perlu yang bisa berakhir dengan kerugian besar,” kata Penjabat Direktur AFP Davis.
Nama penumpang, maskapai penerbangan, dan kasus yang sedang diselidiki tidak dirilis. Namun, penumpang tersebut mengaku bersalah atas satu dakwaan perilaku tidak tertib di pesawat dan satu dakwaan kegagalan mematuhi instruksi keselamatan.
Pada tahun 2021, Administrasi Penerbangan Federal mengumumkan bahwa mereka tidak akan memberikan toleransi terhadap penumpang yang berperilaku buruk di pesawat.
Pada tahun yang sama, penumpang didenda karena berbagai insiden di pesawat di seluruh AS, termasuk satu penumpang yang harus ditahan karena mencoba memasuki kokpit pesawat dan satu lagi yang meninju wajah pramugari sehingga membuatnya dirawat di rumah sakit. Bahkan kasus kerusakan udara yang paling serius pun dilaporkan ke Kementerian Kehakiman.
Denda pribadi tertinggi hingga saat ini, sebesar US$40.823 (Rs 629 juta), dikenakan kepada penumpang yang membawa minuman beralkohol ke dalam pesawat. Dia juga datang dalam keadaan mabuk dan mencoba menghisap ganja di kamar mandi, setelah itu dia melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pramugari. “Video Korban Selamat Tunjukkan Dua Ledakan Sebelum Pesawat Azerbaijan Jatuh” Tonton video (sym/fem)