Jakarta –
Read More : Toni Kroos Umumkan Akan Pensiun Usai Euro 2024
Pemerintah belum membahas kenaikan gaji pegawai pemerintah (ASN) pada tahun 2025. Padahal, rencana kenaikan tersebut tertuang dalam dokumen Kebijakan Makroekonomi dan Prinsip Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2025.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara (PANRB) Rini Vidiantini mengatakan pemerintah saat ini sedang dalam proses awal integrasi pemerintahan. Pemerintah masih dalam proses perbaikan pelaksanaan proyek dan anggaran.
“Saya belum melakukan diskusi khusus dengan Menteri Keuangan (Sri Mulyani),” kata Rini saat ditemui di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Kota Menteng Jakarta Pusat Pada Senin (30/12/2024)
Rini mengatakan, masih banyak hal yang perlu penyesuaian di pemerintahan baru. Apalagi mengingat struktur pemerintahan saat ini berbeda dengan presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), termasuk menambah jumlah kementerian menjadi 48.
Presiden Prabowo Subianto Eng Rini mengatakan, topik tersebut belum dibahas. Namun, ia yakin ke depan Kementerian PANRB akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk segera membahas hal tersebut.
“Memang benar ada batas waktunya. (Akan selesai awal 2025) Tapi KL punya banyak menteri baru. Banyak sekali penyesuaian dan lain sebagainya, dan tentunya karena berkaitan dengan kesejahteraan karyawan. Kita prioritaskan, tapi sudah juga, kita bicara dulu dengan Kementerian Keuangan,” ujarnya.
Selain itu, Rini juga mengatakan hal itu Pihaknya saat ini sedang dalam proses penyusunan peraturan pemerintah (RPP) tentang kesejahteraan pegawai. Menurutnya, penyesuaian gaji tidak menutup kemungkinan menjadi bagian dari RPP tersebut.
“Kami juga sedang menyusun RPP tentang kesejahteraan pegawai. Jadi mungkin itu bagiannya,” kata Rini.
Sebagai informasi, wacana kenaikan gaji ASN pada tahun 2025 terdapat pada KEM-PPKF 2025. Dalam dokumen tersebut, pemerintah menyebutkan arah kebijakan belanja pegawai tahun depan akan fokus pada empat bidang, salah satunya gaji PNS.
Suharso Monoarfa yang sebelumnya menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas sebelumnya menjelaskan, kenaikan gaji ASN akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah akan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan ASN, khususnya guru, tenaga kesehatan (SN), konselor, serta anggota TNI dan Polri.
“Kenaikan gaji pejabat pemerintah, khususnya guru, pejabat kesehatan masyarakat. Pejabat promosi, termasuk TNI dan Polri, akan dilakukan secara bertahap,” kata Suharso dalam konferensi pers di Kantor Direktur Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (16/8).
Pada kesempatan lain, saat masih menjabat di Kabinet Tinggi Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenaikan atau tidak gaji PNS merupakan hal yang memprihatinkan. Hal itu harus diumumkan langsung oleh Prabowo yang nantinya akan mengambil alih pemerintahan berikutnya.
Nanti Presiden terpilih setuju, jelas Sri Mulyani saat menerima konfirmasi langsung di kantor Presiden. Gedung Istana Kepresidenan Jakarta Pusat Senin lalu (8/5/2024) (Babak/Babak)