Jakarta –
Read More : Hotel Kebakaran, 3 Turis Tewas, 7 Terluka
Direktorat Umum Bea Cukai dan Cukai (DJBC) dari Kementerian Keuangan, bersama dengan Pt Pelabuhan Indonesia (orang) atau Pelindo, berencana untuk mengimplementasikan kontainer di 4 pelabuhan utama di Indonesia pada tahun 2025.
Alat ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi di sektor logistik Indonesia, serta mengawasi ekspor dan impor di Indonesia.
Direktur Umum Pangeran Bea Cukai dan Cukai mengatakan bahwa saat ini ada sepuluh kontainer baru di pelabuhan Tanjung, Jakarta.
Kemudian, pada tahun 2025, pemindai ini juga dilaksanakan di pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Tanjung Porak Port Surabaya dan Pelabuhan Halawan, Medan, Sumatra Utara.
Untuk pelabuhan Tanjung Emam dan Port Tanjung Pecku, pemindai kontes dilaksanakan pada kuartal pertama 2025.
“Kami akan melanjutkan implementasi ini, tidak hanya di Tanjung Priook, tetapi juga di pelabuhan Tanjung Mas pada 1-2025 kuartal, tetapi sekarang kami akan menyiapkannya, dan kemudian Porak kami juga akan tampil di kuartal 1-2025,” katanya selama pelantikan di pemegang Koja Jakarta (18/12/202).
“Dengan demikian, 3 pelabuhan utama yang volumenya sangat penting dalam pendapatan barang dan pengeluaran barang, yang diekspor dan impor di pulau Jawa, kita semua dapat menstandarkan 1-2025 pada awal jangka waktu dari sudut pandang layanan dan pengawasan,” tambahnya.
Setelah itu, pelabuhan Belavan dirancang untuk memulai pengoperasian pemindai kontainer ini pada kuartal kedua 2025.
“Pada kuartal kedua, pelabuhan besar lain di Sumatra, di Belavan, kami juga akan mengekspor pemindai ini,” katanya.
Askalani menggambarkan beberapa manfaat yang disebabkan oleh penggunaan pemindai yang dipilih ini. Di antara mereka – untuk membantu menjaga keselamatan negara dari masuknya barang -barang ilegal.
Kemudian lindungi barang dari pendapatan yang dilarang dan dibatasi oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Industri, Kementerian Kesehatan, BPOM dan Badan Karantina Nasional.
Ini juga membantu secara efektif dan memfasilitasi layanan yang telah menghasilkan penghematan waktu dan biaya material dan teknis yang dikeluarkan oleh bisnis.
Juga membiasakan Anda dengan video: operasi terintegrasi di laut, bea cukai, dan bea cukai kehilangan ratusan miliar dengan aman
(RRD/RRD)