Jakarta –
Read More : Bandara Internasional di RI tinggal 17, Alvin Lie: Peluang Maksimalkan Wisata
Banjir parah terjadi di Lembah Misox di tenggara Swiss. Tiga orang hilang, dan hanya satu korban yang ditemukan.
Diberitakan BBC, Senin (24/6/2024), badai besar disertai petir menyebabkan meluapnya sungai di lembah pegunungan Graubunden (juga dikenal sebagai Grisons) pada Jumat malam. Air menggenangi jalanan dan menyebabkan puluhan warga mengungsi.
Grisons terkenal dengan resor pegunungannya yang populer. Dua kota resor terkenal di sini adalah Davos dan St. Moritz. Selain kaya akan ragam desa perbukitan, juga terkenal dengan pemandangan pegunungan, kota kuno, dan lembah yang indah.
Awalnya, empat orang hilang. Belakangan, seorang wanita ditemukan di bawah batu dan dibawa ke rumah sakit di kota Lugano. Mayat seorang pria ditemukan 8 km dari tempat dia hilang, kata polisi pada hari Minggu.
Tim penyelamat masih mencari dua orang yang hilang tersebut. Namun jika kedua orang ini masih hidup, mereka pesimis.
Ketiganya berada di rumahnya saat tiga rumah dan tiga mobil hanyut terbawa air banjir, kata polisi.
Akses ke resor pegunungan Zermatt telah terputus akibat banjir, sehingga menjadikannya terisolasi. Jalur kereta api antara Visp dan Zermatt ditangguhkan, jalan antara Täsch dan Zermatt ditutup, dan resor sama sekali tidak dapat diakses.
Rekaman video menunjukkan air mengalir ke jalan-jalan pada Jumat malam. Badan cuaca pemerintah Swiss mengatakan wilayah tersebut menerima curah hujan sebesar 124 mm pada hari Jumat, sebagian besar dalam waktu satu jam.
“Konsentrasi hujan ini hanya terjadi sekali dalam 30 tahun,” kata juru bicara badan tersebut.
Pihak berwenang telah mengambil tindakan untuk mengatasi banjir, dengan membatasi akses masyarakat ke tepi sungai Rhône dan anak-anak sungainya sejak Jumat.
Sumber: AP Sebuah tim yang terdiri dari 200 penyelamat telah mencari korban hilang sejak Sabtu menggunakan ekskavator, anjing pencari yang terlatih khusus, drone, dan helikopter militer. Tonton video “Dikeluarkan dari Euro 2024, Fans Italia: Ini Bencana, Sangat Buruk!” (sim/fem)