Buenos Aires –

Read More : Pengusaha Mebel Cemas Ada Ancaman PHK Usai RI Kena Tarif Impor Trump 32%

Kepemimpinan wasit pada laga Argentina-Peru mendapat kritik. Wasit dinilai bias karena kerap meniup peluit saat Lionel Messi dipukul.

Argentina menjamu Peru di La Bombonera pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu (20/11/2024). Tim asuhan Tango nyaris menang 1-0 lewat gol Lautaro Martinez.

Tim tuan rumah mendominasi sepanjang pertandingan. Argentina melepaskan 10 tembakan (3 gol) dan penguasaan bola 74 persen, sedangkan Peru hanya mampu melepaskan 2 tembakan (0 gol) dalam 90 menit.

Keunggulan Peru hanya pada statistik pelanggaran yakni 18 kali, sedangkan Argentina 10 kali. 5 pelanggaran dilakukan terhadap kapten Albiceleste Lionel Messi.

Kapten Paolo Guerrero mengkritik banyaknya pelanggaran yang dilakukan Peru. Ia menilai wasit Wilmar Perez tidak adil dan terlalu protektif terhadap Messi.

“Saya tidak tahu analisis apa yang Anda berikan tentang pertandingan ini, tapi secara fisik saya pikir kami setara. Agak sulit ketika wasit mengondisikan, dia terus menekan,” kata Guerrero seperti dilansir Marca.

“Mereka mendorong kami dan wasit tidak memberikan satu pelanggaran pun, Anda menyentuh Messi dengan jari Anda dan itu pelanggaran. Tidak ada yang mempertanyakan hal itu karena dia adalah Messi,” canda penyerang berusia 40 tahun itu.

Kemenangan di La Bombonera membuat Argentina kokoh di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL dengan 25 poin. Peru masih berjuang di posisi terbawah dengan 7 poin. Tonton video: ‘Kemenangan Argentina memberi Messi koleksi trofi ke-45’ (bay/pelari)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *