Jakarta –
Read More : Gara-gara Model OnlyFans Pamer Payudara, Portal Dublin-New York Ditutup
Menurut kabar, Apple akan mengakuisisi Brighter AI, sebuah perusahaan startup AI asal Jerman. Hal ini merupakan upaya Apple untuk meningkatkan privasi penggunanya di berbagai produk Apple.
Brigate AI sendiri dikenal dengan teknologi Deep Natural Anonymization 2.0 yang menjanjikan anonimitas wajah dan data melalui modifikasi gambar menggunakan teknologi kecerdasan buatan/AI.
Sebelumnya, Apple menggunakan metode penyamaran tradisional untuk melindungi privasi pengguna dengan mengaburkan wajah dan pelat nomor.
Dengan menggunakan teknologi Brighter AI, gambar dapat diubah sehingga subjek tidak dapat dikenali lagi, meskipun subjek masih dapat terlihat secara alami.
Menurut sumber industri, Apple akan menggunakan teknologi Brighter Ai untuk mengintegrasikannya ke dalam produknya, termasuk headset VR/AR Vision Pro.
Apple mengkhawatirkan potensi pelanggaran privasi saat menggunakan Vision Pro, terutama saat mengambil gambar dan video secara diam-diam, lapor detikINET GSM Arena.
Teknologi Deep Natural Anonymization 2.0 dari Brighter AI menjanjikan penerapan luas di berbagai produk. Selain Vision Pro, teknologi ini juga bisa digunakan di Apple Maps. Simak video “Apple Vision Pro Resmi Dijual Mulai Rp 55 Juta” (jsn/jsn)