Jakarta –

Read More : Telkom Digitalisasi Pendidikan, Buku Konvensional Bisa Akses di HP

Tentu saja, semua pembuat konten ingin karyanya dipublikasikan dan didaftarkan di FYP (For You Page), namun penting juga untuk bersikap rendah hati dan berpikir jangka panjang.

Begitulah nasehat yang diberikan Sofyan Pratama saat detikINET menanyakan soal pembuatan konten yang digelutinya. Menurut dia, siapa pun bisa menjadi pembuat konten yang membuat karyanya viral dan FYP.

“Kalau mau bicara peluang, peluangnya pasti ada, tapi tergantung individunya, niatnya nyata atau tidak,” ujarnya.

Namun menjadikannya karier dan menjadi sukses tidaklah mudah. Butuh perjuangan dan kerja keras untuk mewujudkannya.

Lalu Sofian sendiri memberi contoh. Ia mulai membuat konten pada tahun 2015, namun orang-orang sudah memperhatikan namanya sejak tahun 2020.

“Untuk sampai ke titik ini saya menghabiskan waktu bertahun-tahun. Bayangkan 5 tahun menciptakan sesuatu tanpa informasi apa pun,” ujarnya.

Meski demikian, pria kelahiran Bali ini tak putus asa. Karena dia suka memotret dan memfilmkan minatnya, baik ada penontonnya atau tidak, dia membuat dan membagikan konten.

Ketika dirinya yang selalu melakukan sesuatu, Sofyan mengingatkannya untuk terus memposting sesuatu. Terkadang karena viral, pembuat konten lupa membuat proyek baru.

“Harus gigih dan jangan hanya viral. Kalau tidak gigih tiba-tiba hilang, tidak ada apa-apanya,” dia mengingatkan.

Terakhir, ketika punya uang, Sofyan menyarankan masyarakat untuk menabung atau menyimpan uangnya. Pasalnya, membuat konten adalah tugas yang tidak pasti.

“Kita tidak tahu kapan naik dan turun, kita harus bersiap melewati pendapatan,” sarannya.

Sofyan mencontohkan investasi saham. Dia juga melakukan bisnis lain.

“Saya punya apartemen, lagi pula banyak perusahaan di luar pembuatan konten, kita tidak tahu, mungkin sedang berkembang, pekerjaan kita banyak, sepertinya mulai bulan depan ada merek yang tiba-tiba hilang, atau kita menemukannya. semua macam masalah, semuanya berjalan seperti ini, tetapi jika kita tidak menghemat uang, apa yang akan kita lakukan?”

Makanya uang dari pembuat konten bisa kita gunakan kembali semaksimal mungkin, karena kita tidak bisa mengandalkan terus menjadi pembuat konten, pungkas Sofyan.

Tonton video “5 Cara FYP TikTok, Dijamin Sukses!” (Afrika/Afrika)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *