Jakarta –
Kunjungan CEO Tim Cook ke Indonesia kemarin, Rabu (17/4), merupakan bagian dari pengamanan pembangunan Apple Developer Academy yang bernilai total Rp1,6 triliun.
Besaran investasinya terkesan besar, namun investasi Apple di Singapura ternyata sangat besar, mencapai lebih dari USD 250 juta atau sekitar Rp 4 triliun.
Nilai investasi Apple di Indonesia diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiyadi. Menurut dia, untuk ketiga lembaga yang sudah berjalan, nilai investasinya sebesar Rp 1,2 triliun.
Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika (Mencominfo) mengatakan “(Nilai investasi) 1,2 triliun rupiah untuk 3 sekolah. Kalau ditambah satu lagi di Bali jadi 1,6000 miliar rupiah (/4/2024). Perlu diketahui, saat ini terdapat empat Akademi Pengembang Apple di Tangerang, Batam, dan Surabaya senilai USD 250 juta untuk pengembangan kantor di acara besarnya di Ang Mo Kio.
“Ekspansi ini merupakan pencapaian terbaru Apple dalam empat dekade dalam menciptakan lapangan kerja dan menciptakan hubungan mendalam dengan komunitas lokal serta memberikan ruang bagi pertumbuhan dan posisi baru dalam kecerdasan buatan dan fungsi penting lainnya,” tulis Apple dalam keterangan resminya.
Pembangunan perkantoran akan dimulai pada tahun 2024 untuk memperluas kampus Ang Mo Kio. Dua gedung yang dibeli pada tahun 2022, terletak di sebelah kantor Apple saat ini, akan direnovasi secara besar-besaran untuk menciptakan tiga lokasi unik.
Apple mendirikan lokasi pertamanya di Singapura pada tahun 1981 dengan 72 karyawan yang fokus pada Apple II. Sejak saat itu, tim ini telah berkembang hingga mencakup tim yang terdiri lebih dari 3.600 orang yang berkontribusi di berbagai departemen.
Saat ini, Singapura berfungsi sebagai pusat operasi regional Apple, dan merupakan pusat peran penting perangkat lunak, perangkat keras, layanan, dan dukungan.
“Dengan perluasan kampus kami, Apple menulis babak baru dalam sejarah kami di sini,” kata Tim Cook dalam sebuah pernyataan. Tonton video “Sinyal dari Bos Apple untuk berinvestasi di RI: Kami percaya pada negara ini” (asj/afr)