Jakarta –
Read More : Inilah 4 Wanita Miliarder di Daftar 50 Orang Terkaya RI Terbaru
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendukung penuh kompetisi sepak bola profesional BRI Liga 1 dan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga nasional. Sekaligus BRI mendukung turnamen ini selama 4 tahun berturut-turut pada musim 2021/2022. Kompetisi BRI Liga 1 musim 2022 /2023, 2023/2024, 2024-2025.
Keikutsertaan BRI sebagai sponsor utama/title sponsor turnamen kasta atas yang melibatkan klub-klub sepak bola papan atas Indonesia ini melambangkan kebangkitan sepak bola di Indonesia pada tahun 2021. Saat itu turnamen tersebut dibatalkan karena diadakan pada tahun 2021. Pandemi COVID-19.
Sebagai sponsor utama, BRI terus mendukung peningkatan kualitas BRI Liga 1 sehingga bisa menaikkan levelnya di Asia dan negara-negara ASEAN. Tak hanya itu, BRI juga berharap terciptanya kompetisi yang aman dan nyaman bagi penonton tetap menjadi prioritas utama di setiap musim baru liga.
Sejumlah aturan baru BRI Liga 1 diterapkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan kualitas klub peserta agar bisa lebih bersaing di level Asia. Salah satunya adalah penggunaan VAR pada 2024/2025 agar permainan lebih bersih dan akuntabel.
Sebagai sponsor utama BRI Liga 1, BRI berupaya meningkatkan kualitas kompetisi serta memberikan dampak positif bagi seluruh ekosistem sepak bola di Indonesia.
Terpisah, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan alasan utama kembalinya menjadi sponsor selama 4 tahun berturut-turut tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi dan menciptakan nilai bagi masyarakat.
Pertama, sepak bola masih menjadi olahraga yang paling digemari masyarakat tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia, hal ini sejalan dengan citra BRI yang ingin melayani masyarakat lebih dari berbagai penjuru yang tersebar di Indonesia.
Oleh karena itu, kami melihat kompetisi BRI Liga 1 merupakan cara yang efektif dan efisien untuk meningkatkan eksposur layanan dan produk BRI, khususnya aplikasi super digital banking andalan BRI, BRImo, ”tulis Sunarso. pernyataan, Sabado (Sabtu). 28/9/2024).
Keterlibatan BRI sebagai sponsor utama Liga 1 selama 3 tahun terakhir memberikan dampak positif terhadap peningkatan awareness masyarakat terhadap brand korporasi BRI dan brand produk BRI khususnya BRImo.
Sunarso menambahkan, alasan dukungan BRI terhadap gelaran BRI Liga 1 2024-2025 tidak lepas dari faktor ekonomi yang diciptakan pada awal kompetisi. Berdasarkan kajian Universitas LPEM Indonesia pada tahun 2020, omzet ekonomi Liga 1 diperkirakan berkisar antara Rp2,7 triliun hingga Rp3 triliun per tahun.
Namun berdasarkan hasil kajian terbaru yang dirilis BRI Research Institute pada Juli 2024, penyelenggaraan BRI Liga 1 mampu menghasilkan lebih banyak peredaran uang (output ekonomi) dalam perekonomian Indonesia yang mencapai kurang lebih Rp10,42. triliun, dari omset Uang ini dapat menciptakan nilai tambah ekonomi (PDB) sebesar 5,93 triliun USD.
Selain itu, pendapatan rumah tangga pekerja sebesar 2,27 triliun dolar AS, pemerintah dapat memperoleh pendapatan pajak sebesar 866 miliar dolar AS, dan terbuka peluang untuk menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 45 ribu orang.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, kami mengantisipasi turnamen BRI Liga 1 musim 2024-2025 akan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi pemangku kepentingan utama dalam merevitalisasi mata rantai sosial ekonomi dan meningkatkan pendapatan para pelaku UKM, ujarnya. . Sunarso.
“Menjadi tuan rumah BRI Liga 1 akan berdampak positif terhadap atmosfer kompetisi sepak bola nasional dan kami yakin liga ini dapat melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang akan menginspirasi prestasi global sepak bola Indonesia,” tambah Sunarso.
BRI berharap kompetisi tahun ini sukses dan kualitasnya semakin baik.
“Kita semua yakin, kiprah Timnas Indonesia yang terus melaju tidak lepas dari berkembangnya BRI Liga 1. Oleh karena itu, BRI berkomitmen mendukung sepak bola Indonesia agar semakin bersinar di kancah dunia,” pungkas Sunarso. Saksikan video “Rasa Tongseng Kambing yang Dimasak di Oven Arang” (ncm/ega)