Jakarta –
Read More : Harvey Moeis Divonis 6,5 Tahun, ‘300 T’ Ramai Dibahas Netizen
Salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Telkomsel, Internet BAIK Seri 8 yang bertema ‘Pemberdayaan Generasi Kreatif’, mencapai klimaksnya di kota terakhir, Kediri, yang dilaksanakan di SMKN 2 Kediri, SMAN 1 Kediri dan SLB Negeri Kandat . Program ini telah berhasil melibatkan 1000 siswa dan guru di Indonesia dalam berbagai jenis pembelajaran, seminar, workshop dan pelatihan literasi digital melalui 158 materi pembelajaran digital.
Acara Internet Baik Telkomsel Seri 8 meningkatkan kesadaran literasi digital pada lebih dari 1.000 siswa dan guru di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan dalam bentuk seminar, workshop dan bootcamp intensif terkait tren dan tantangan terkini dunia kreatif digital, serta keterampilan kreatif digital untuk meningkatkan dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, wawasan dan kreativitas.
Dengan inisiatif ini, Telkomsel semakin memperkuat komitmen Telkomsel dalam menciptakan dampak sosial perusahaan yang berkelanjutan dalam penerapan prinsip-prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) dalam memerangi penyebaran konten negatif dan meningkatkan indeks literasi digital nasional menurut Kementerian RI Komunikasi. dan Gerakan Literasi Nasional SiBerkreasi.
Gerakan ini juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Indonesia dalam literasi digital untuk mewujudkan Indonesia yang semakin kompeten dan bertanggung jawab secara digital.
“Generasi muda merupakan bagian penting dari Gerakan Nasional Literasi Digital SiBerkreasi yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital masyarakat Indonesia. Kelanjutan program online Telkomsel BAIK untuk mempercepat literasi digital di kalangan siswa dan sekolah serta mendorong penggunaan internet dan media sosial secara positif sejalan dengan komitmen pemerintah untuk “meningkatkan literasi digital masyarakat untuk mengajarkan literasi digital di semua sektor, termasuk pendidikan,” — kata Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria dalam keterangan tertulis, Selasa (7 Mei 2024).
Nezar juga mencatat bahwa program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyebarkan konten positif dan produktif di dunia digital serta menghimbau semua kalangan untuk mencegah potensi dampak negatif dari perkembangan informasi di Internet.
Pada kesempatan yang sama, Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono juga menyampaikan bahwa Telkomsel secara khusus memperkenalkan program internet BAIK yang terinspirasi dari semangat Indonesia untuk berbagi harapan peningkatan literasi digital generasi muda di Indonesia. sebagai langkah menjawab tantangan dan meraih peluang di era transformasi digital.
Berdasarkan Institute for Management Development (IMD) World Competitive Digital News Ranking 2023, Indonesia berada di peringkat ke-45 dari 64 negara. Hal ini menegaskan bahwa meskipun Indonesia memiliki jumlah pengguna internet yang cukup besar, namun tidak semua pengguna internet memiliki “literasi digital yang baik. Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, berkomitmen penuh untuk memberdayakan masyarakat dengan mendorong pertumbuhan dan perkembangan talenta digital di masa depan,” kata Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Saki H. Bramono.
Kemudian, pada pelaksanaan program Internet BAIK Seri 8 pada Januari 2024, Telkomsel melakukan pemaparan literasi digital yang menjangkau lebih dari 1.000 peserta, antara lain guru/pendidik, orang tua, komunitas, siswa, serta siswa penyandang disabilitas dari SLB usia 40 tahun. sekolah di empat kota yaitu: Medan, Tasikmalaya dan Kediri.
Selain itu, tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab, aman, inspiratif dan kreatif (BAIK).
Kurikulum yang ditawarkan meliputi workshop dengan para ahli dan praktisi yang berbagi ide dan pengalaman mengenai tren dan tantangan terkini di dunia kreatif digital, serta workshop offline dan online mengenai keterampilan kreatif digital dan boot camp untuk meningkatkan dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan. pemahaman dan kreativitas dalam penggunaan berbagai platform digital seperti Adobe Express, E-Repository dan Figma.
Internet BAIK Seri 8 saat ini berisi empat lokakarya literasi digital, 24 pelatihan di tempat, dan 30 pelatihan online. Melalui berbagai pelatihan tersebut, Internet BAIK telah menciptakan 158 materi pembelajaran digital yang dibuat oleh guru dan pendidik, mencakup berbagai topik pembelajaran seperti bahasa Indonesia, biologi, fisika, kimia, dan geografi.
Materi pembelajaran ini kemudian memudahkan mahasiswa dari berbagai profesi untuk mengakses dan menguasai konten digital. Selain itu, sifat interaktif materi pembelajaran digital telah meningkatkan kedinamisan pembelajaran sehingga memungkinkan siswa menjadi pembelajar yang lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Program Internet BAIK juga menghasilkan 133 prototipe aplikasi seluler dan web yang dibuat oleh siswa, yang mendorong siswa untuk mencoba membuat prototipe aplikasi yang berguna bagi mereka di masa depan.
Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Internet BAIK telah mencapai banyak pencapaian dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi (BAIK) yang bertanggung jawab, aman, menginspirasi, dan kreatif.
Sebagai informasi, program ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 20.000 siswa di lebih dari 1.400 sekolah dan lebih dari 9.000 guru, orang tua, dan masyarakat di lebih dari 240 kota/kabupaten seluruh Indonesia, menciptakan lebih dari 1.100 materi kreatif digital, 189 materi pembelajaran digital, dan 165 prototipe aplikasi seluler. (jerawat/ego)