Jakarta –
Read More : Viral Bule-bule Nyanyi buat Sejoli yang Lagi Prewedding di Candi Plaosan
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan X merupakan satu-satunya platform digital asing yang tidak memiliki kantor perwakilan di Indonesia.
Budi Arie mengatakan pemerintah Indonesia sedang mengkaji kasus X. Sebagai informasi, jejaring sosial Elon Musk yang dulu bernama Twitter merupakan perusahaan teknologi yang membuka kantor di Indonesia pada tahun 2015.
“Nah, ini yang kita pelajari karena satu-satunya platform digital yang tidak terwakili di Indonesia adalah X,” kata Budi Arie di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo), Jakarta, Rabu (9/10/2024). ).
Terkait belum adanya kantor perwakilan X di Indonesia, Budi Aria mengatakan pemerintah akan menghubungi X. Namun, Budi Aria tak membeberkan detail komunikasi yang dimaksud.
“Iya nanti kita hubungi, seperti Brazil misalnya. Brazil mau melarangnya dulu, betul,” ucapnya.
Disinggung lebih lanjut apakah Indonesia akan mengikuti langkah Brazil yang memblokir layanan X, Budi Arie menjawab bahwa pemerintah harus bersikap adil dalam mengelola platform digital.
“Iya, itu tergantung teman-teman. Jangan sampai kami (Cominfo) disalahgunakan lalu mau ditutup?” kata Budi Arya.
“Kelola saja bisnisnya dengan baik di semua organisasi. Kalau platform lain, Meta, Google, dll sudah punya perwakilan di sini, dia (X) tidak akan sendirian di sana tentunya. Nanti terlihat pemerintah tidak menunjukkan perasaan. .Keadilan dalam kasus ini,” lanjutnya.
Terkait target X akan membuka kantor perwakilan di Indonesia, Budi Arie berharap bisa terealisasi pada pertengahan tahun 2024.
“Kita berharap pada tahun ini kita bisa menemukan bentuk-bentuk langkah kebijakan yang akan kita ambil,” pungkas Menkominfo Budi Arya. Simak video “Video: Reaksi Budi Arya terhadap Meutia Hafid yang diisukan Jadi Menkominfo selanjutnya” (agt/agt)