Jakarta –
Read More : Starlink Elon Musk Belum Punya Kantor & Bayar Pajak, Menkominfo: Kita Monitor
Belanda merupakan salah satu negara diaspora Indonesia terbesar di dunia. Tentu saja, bisnis yang berhubungan dengan Indonesia mempunyai prospek yang menarik bagi pengusaha asing Indonesia di Belanda.
Setelah sebelumnya bekerja di perusahaan lain, Takim Santosa memulai bisnis bernama Nesia Food VOF sebagai importir produk Indonesia di Belanda.
“Saya lebih fokus pada impor bahan makanan kering dari UMKM dan korporasi pemasok di Indonesia. Dengan banyaknya pendatang asal Indonesia yang tinggal di Belanda, produk tersebut banyak dicari oleh mereka untuk dikonsumsi langsung atau diolah oleh orang baru,” kata Takim dalam sebuah wawancara. keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024).
Takim juga mengatakan pemasok terbesarnya adalah produsen gula aren, CV Hugo Innovations, di Banyumas, Jawa Tengah.
“Gula perne sangat dibutuhkan di Belanda untuk didaur ulang menjadi menu khas Indonesia di restoran-restoran milik ekspatriat. Saya bertemu dengan CV Hugo Innovation melalui program business match dari BNI,” ujarnya.
Takim berharap dapat terus bekerja sama dengan BNI untuk memenuhi pemasok UMKM yang berkualitas. Takim juga berencana mengajukan fasilitas pinjaman BNI Diaspora untuk membeli toko tersebut.
Anggota Komisi VI DPR RI Adishatriya Surya Sulisto mengatakan gula aren Banyumas diekspor ke beberapa negara.
“CV Hugo Innovation merupakan loanee BNI yang memberdayakan petani lokal Banyumas dan mengekspor produk gula aren ke luar negeri. Melalui program business matching dari BNI, CV Hugo Innovation bertemu dengan ‘Nesia Food dan berhasil mengekspor dua ton gula aren per bulannya,” ujar Adishatriya .
Adishatrya menambahkan, BNI Amsterdam juga melayani nasabah ekspatriat yang memiliki beragam restoran, mulai dari kuliner padang hingga fine dining Indonesia. Ia mengatakan, gula aren yang didatangkan dari Banyumas menjadi bahan baku makanan di restoran-restoran tersebut.
“Kami berharap kedepannya BNI mampu mendorong UMKM lokal untuk bersiap bersaing di pasar global dan membantu wirausaha ekspatriat di luar negeri agar lebih sukses,” tutup Adishatrya. (fdl/fdl)