Jakarta –

Read More :

Kanker payudara merupakan ancaman serius. Salah satu cara untuk mengetahui apakah tubuh memiliki sel payudara yang sebenarnya adalah dengan melakukan pemeriksaan imunohistokimia (IHC) di laboratorium dengan bantuan dokter spesialis patologi anatomi.

Analisis imunohistokimia memungkinkan ahli patologi anatomi untuk meningkatkan akurasi diagnostik dalam beberapa kasus, serta mengklasifikasikan jenis molekuler kanker payudara berdasarkan status hormonal dan HER2. Status hormonal mengacu pada ada tidaknya reseptor hormon estrogen dan/atau progesteron pada permukaan kanker, yang menunjukkan bahwa payudara merespons terapi hormonal dengan baik.

Dokter Rizki Ifandriani Putri, Sp.PA, dokter spesialis patologi anatomi RS Mayapada, Jakarta Selatan, mengatakan reseptor tersebut dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker. Berdasarkan status reseptor hormonnya, kanker payudara dibedakan menjadi dua jenis, yaitu hormon reseptor positif (HR+) dan hormon reseptor negatif (HR-).

Pertumbuhan sel kanker pada kanker payudara tipe HR+ lebih lambat dibandingkan dengan tipe HR. Kanker payudara HR+ menunjukkan bahwa reseptor hormon estrogen dan/atau progesteron aktif pada sel kanker sehingga memungkinkan reseptor hormon tersebut merespons sel kanker. ,” kata dr Putri atau berkembang di bawah pengaruh hormon progesteron. Sementara itu, sel HR pada sel kanker payudara kekurangan reseptor hormon dan sel kanker tumbuh lebih cepat dan agresif, ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/4/2024).

Penemuan penting lainnya adalah adanya reseptor faktor pertumbuhan epidermal manusia 2 (HER2) pada sel payudara. HER2 merupakan protein yang berperan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel. Peningkatan jumlah sel atau aktivitas HER2 dapat menyebabkan kanker tumbuh lebih agresif. Berdasarkan status HER2, kanker payudara dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kanker payudara HER2 positif (HER2+) dan kanker payudara HER2 negatif (HER2-).

HER2+ mengacu pada jenis kanker di mana sel kanker mengekspresikan protein HER2 dalam jumlah atau aktivitas berlebihan serta tumbuh dan menyebar lebih cepat. Pada saat yang sama, kanker payudara tidak memiliki protein HER2 yang diekspresikan secara berlebihan dengan prognosis yang bervariasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wulyo Rajabto, Sp.PD KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Hematologi, Onkologi Medis, RS Mayapada, Jakarta Selatan, mengatakan studi IHK dapat membantu dokter mengubah rencana pengobatan berdasarkan kategori kanker dengan memberikan informasi yang relevan dan lebih spesifik. kombinasi. obat

“Karena tumbuh di bawah pengaruh hormon, kanker payudara HR+ seringkali merespon dengan baik terhadap terapi hormonal. Kanker payudara HR+ diobati dengan terapi hormon untuk memblokir efek estrogen dan mencegah pertumbuhan sel kanker. diobati dengan kemoterapi, terapi bertarget dan, dalam beberapa kasus, imunoterapi,” kata Dr. Vulyo.

Lanjut dr Wullo, pasti ada perbedaan pengobatan dan jenis obat yang sebaiknya diberikan untuk mengatasi kanker payudara pada setiap orang. Dalam beberapa kasus, ada beberapa kanker payudara yang perlu diobati dengan kombinasi subtipe.

“Ketika seseorang terdiagnosis kanker payudara tipe HER2, jenis dan tipe kankernya berbeda-beda. Untuk kanker payudara HER2+, biasanya diberikan terapi tertarget dengan obat yang menekan sel payudara yang mengekspresi HER2 secara berlebihan,” kata dr Vulyo.

“Obat-obatan ini akan memblokir sinyal yang mendorong pertumbuhan sel kanker. Pada saat yang sama, HER2 – biasanya diobati dengan kemoterapi dan imunoterapi. Namun, selain hal di atas, ada beberapa kasus yang terkait dengan subtipe kanker payudara yang berbeda,” dia berkata.

Menguatkan penjelasan dr Vulyo, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Hematologi, Onkologi Medis, RS Mayapada Kuningan, dr Ikhwan Rinaldi SpPD mengatakan, ada beberapa kasus kanker payudara dengan karakteristik berbeda, seperti HR positif / HER2 negatif, HR negatif / HER2 positif, bahkan estrogen, triple negatif, kekurangan progesteron dan reseptor hormon protein HER2.

“Singkatnya, kanker payudara bukanlah penyakit tunggal, melainkan kumpulan berbagai jenis dengan karakteristik biologis yang berbeda. Oleh karena itu, pemantauan CPI sangat penting agar dokter dapat mengembangkan terapi yang tepat sasaran dan meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan bagi individu yang menderita kanker payudara. kanker payudara, kata dr Ihwan.

Selain itu, skrining rutin dan deteksi dini kanker payudara di Indonesia merupakan langkah yang tepat karena langkah ini akan mendukung para ahli onkologi untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan pengobatan, ujarnya.

Perawatan terbaik untuk kanker ovarium harus melibatkan tim dokter multidisiplin dengan pilihan pengobatan terintegrasi. Menemukan rumah sakit yang tepat dengan laboratorium patologi anatomi dan fasilitas lengkap untuk pemeriksaan dan pengobatan kanker payudara merupakan langkah cerdas bagi Anda dan keluarga.

Mayapada Hospital di Indonesia merupakan rumah sakit swasta berstandar internasional yang terkenal dengan layanan perawatan kankernya yang komprehensif. Saat ini Mayapada Hospital terletak di kawasan strategis seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung dan Surabaya, dengan layanan canggih bernama Pusat Onkologi untuk menangani berbagai penyakit kanker kompleks.

Pusat Onkologi Mayapada Hospital dikenal dengan layanan komprehensif mulai dari pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan tumor dan kanker dengan fasilitas mutakhir. Hal ini didukung oleh kolaborasi tim profesional multidisiplin. Pusat Onkologi Mayapada Hospital menyediakan layanan yang berpusat pada pasien (patient centered) yang mengutamakan kualitas, keamanan, dan pengalaman pasien.

Pusat praktik dr Vulyo Rajabto dan dr Putri, RS Mayapada, Jakarta Selatan, juga telah mendapatkan Akreditasi Internasional JCI, yaitu akreditasi yang diakui secara internasional sebagai standar tertinggi fasilitas kesehatan. Mengacu pada standar protokol internasional yang ketat, Mayapada Hospital memiliki dewan tumor yang aktif dalam memastikan rencana pengobatan yang tepat dan layanan rujukan pasien, tim medis dan dukungan medis untuk mendampingi pasien yang menjalani pengobatan kanker.

Tonton video “Diagnosis Kanker Payudara Olivia Munn” (ncm/pemilik)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *