Jakarta –

Read More : Euro 2024: Para Bintang Inggris Tak Secemerlang di Klub karena Hal Ini?

IPhone dapat diperbaiki jika Uni Eropa ingin Apple mematuhi Digital Market Act (DMA), sebuah undang-undang yang mendorong ekosistem aplikasi yang lebih terbuka dan kompetitif.

Inti dari kontroversi ini adalah aplikasi Foto Apple. Menurut laporan John Gruber dari Wakil Presiden EC Margrethe Vestager mengatakan bahwa Apple harus mengizinkan pengguna untuk menghapus aplikasi apa pun, termasuk aplikasi tingkat rendah seperti Foto.

Pertanyaan ini menjadi kontroversial karena aplikasi Foto terintegrasi dengan iOS, menyediakan akses ke aplikasi lain dan berfungsi sebagai rol kamera. Aplikasi ini juga berinteraksi dengan iCloud untuk penyimpanan dan berbagi.

Dilaporkan detiKINET dari Gizmochina, Vestager berpendapat bahwa Apple harus mengizinkan aplikasi pihak ketiga untuk memproses perpustakaan foto. Namun, para ahli seperti Gruber menunjukkan kompleksitas peralihan ini, yang mungkin memerlukan perombakan besar-besaran pada iOS.

Apple telah melakukan beberapa perubahan agar kompatibel dengan DMA, seperti menyediakan opsi lain di pasar. Namun, Komisi Eropa (EC) menilai hal tersebut belum cukup. Mereka terutama mengkhawatirkan perlindungan peraturan Apple dan biaya yang terkait dengan toko aplikasi lain.

Meskipun komentar Vestager mengenai aplikasi Foto bersifat spesifik, tidak jelas bagaimana Komisi Eropa akan menanganinya. Beberapa orang berpendapat bahwa kemampuan untuk menghapus Foto bisa lebih merepotkan daripada yang diperlukan, sehingga mengakibatkan hilangnya data.

Uni Eropa juga menyatakan ketidaksenangannya terhadap opsi browser Apple saat ini, yang sesuai dengan DMA. Vestager mengatakan hal ini tidak memberikan keleluasaan kepada pengguna. Hal ini mungkin disebabkan oleh daftar acak yang hanya menampilkan 11 browser teratas yang diunduh dengan Safari.

Perdebatan antara Uni Eropa dan Apple mengenai penerapan DMA kemungkinan akan terus berlanjut. Pada saat Uni Eropa sedang mendorong ekosistem terbuka, masih ada kekhawatiran mengenai potensi dampaknya terhadap pengalaman pengguna dan keamanan data. Tonton Video “Apple Terancam Denda Rp 8,4 T, Kenapa?” (jsn/rns)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *