Jakarta –
Read More : Waspadai Gejala dan Efek Kekurangan Vitamin B12, Salah Satunya Bisa Muncul di Kaki
Seperti namanya, penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah suatu kondisi dimana asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Penyakit kronis pada sistem pencernaan ini seringkali menimbulkan gejala dan rasa sakit yang tidak nyaman. Begitu pula jika asam lambung yang dialami sudah mencapai tahap kritis.
Gejala atau tanda sakit maag akut tidak boleh diabaikan karena dapat membahayakan kesehatan jika tidak segera ditangani. Yuk kenali ciri-ciri sakit maag akut pada artikel berikut ini.
Berikut beberapa tanda sakit maag yang parah: 1. Nyeri dada
Sakit maag (heartburn) akibat asam lambung biasanya ditandai dengan rasa nyeri dan perih di bagian tengah tulang dada atau di belakang tulang dada. Rasa terbakar ini disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Pada kasus asam lambung yang parah, nyeri dada tampak lebih hebat dan terasa lebih nyeri.2. Sakit saat menelan
Gejala asam lambung parah lainnya adalah nyeri saat menelan atau yang secara medis dikenal dengan disfagia. Disfagia adalah akibat langsung dari peradangan pada lapisan esofagus atau tenggorokan. Selain rasa sakit saat menelan air liur atau makanan, gejala ini kerap menyebabkan penderitanya tersedak, sakit tenggorokan, dan merasa ada makanan yang tersangkut di kerongkongan.3. menurunkan berat badan
Tidak jarang penderita asam lambung kronis mengalami penurunan berat badan. Pasalnya, gejala mual, muntah, dan kesulitan menelan atau nyeri akibat BUOO menyebabkan penderita asam lambung kehilangan nafsu makan sehingga dapat menyebabkan penurunan berat badan secara cepat. Batuk akut
Batuk merupakan komplikasi GERD yang disebabkan oleh naiknya asam lambung yang parah. Dikutip dari situs Gerd-diet.com, batuk biasanya terjadi setelah gejala asam lambung lainnya. Jika batuk tidak kunjung reda dan disertai gejala lain, disarankan agar Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Kelemahan
Penyakit asam lambung kronis juga ditandai dengan anemia. Komplikasi ini bisa disebabkan oleh penumpukan asam lambung yang menghambat penyerapan zat besi. Selain itu, peningkatan asam lambung dapat mengurangi aliran darah dan menyebabkan jaringan parut. mengakibatkan kekurangan zat besi atau anemia.6. Radang gusi
Refluks asam lambung juga bisa menyerang bagian mulut, termasuk gusi dan gigi. Menurut situs Weldondentistry, asam lambung yang naik ke kerongkongan berpotensi masuk ke mulut. Kemudian asam di mulut akan menggerogoti email gigi sehingga menyebabkan radang gusi.7. Sebuah kursi berwarna hitam
Berdasarkan penjelasan di laman SingleCare, gangguan asam lambung merupakan faktor umum penyebab feses berwarna hitam. Pasalnya, refluks asam lambung bisa menyebabkan darah merah menjadi hitam. Kondisi ini biasa disebut melena, yaitu darah hitam yang mengendap dan mengubah warna feses. Mual dan muntah
Penderitanya kerap merasakan sensasi asam di mulut akibat asam lambung yang meningkat. Refluks asam juga dapat menyebabkan batuk dan mengi, disertai rasa asam di mulut, mual dan muntah. Rasa mual yang Anda rasakan mungkin diperparah dengan gejala nyeri ulu hati atau heartburn yang telah disebutkan sebelumnya.
Ciri-ciri yang disebutkan di atas merupakan kondisi yang tidak dapat diabaikan dan memerlukan penanganan medis segera. Jadi jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau unit gawat darurat untuk menghindari komplikasi. Simak video “Waspadai Stres Gagal Pemilu Bisa Bikin Sakit Perut” (khq/khq)