Jakarta –
Read More : 10 Ide Konten TikTok Ramadhan 2025 Supaya Ramai Penonton
Di era digital ini, tidak hanya teknologi, penipuan juga semakin canggih. Penipuan WhatsApp adalah metode yang sangat umum.
Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan demi keuntungan pribadi. Berikut beberapa mode cheat pada aplikasi hijau.1. Berkas undangan pernikahan
Cara ini sering terjadi dan memakan banyak korban. Pelaku mengirimkan file dalam format APK bertajuk ‘Surat Undangan Nikah’. Ukuran filenya hanya beberapa MB. Kemudian data tersebut dicuri ketika korban mendownload file tersebut, 2. Undang VCS
Layanan seks video call (VCS) adalah modus penipuan lainnya. Biasanya pelaku mengirimkan link tertentu yang berpotensi mencuri data korbannya. Tak hanya itu, pelaku juga akan mencatat aktivitas korbannya sebagai senjata pemerasan.3. Tilang palsu
Selain ‘Surat Undangan Pernikahan’, ‘Surat Tiket’ juga bisa menjadi modus penipuan. Seperti penipuan sebelumnya, pelaku mengirimkan file dalam format APK dan datanya dicuri saat korban mendownloadnya.4. Modus kurir
Cara selanjutnya, penipu akan mengaku sebagai kurir dan mengirimkan lampiran file APK bertajuk ‘Lihat Foto Paket’. Korban juga terpengaruh untuk membuka file. Jika file tersebut terunduh maka data pribadi korban dapat dicuri oleh pelaku sehingga mengakibatkan hilangnya uang di rekening bank korban5. Penipuan Kode QR (Quishing)
Ada pula modus penipuan yang menggunakan kode QR atau dikenal dengan istilah ‘quishing’ yang merupakan gabungan antara kode QR dan phishing. Penjahat menggunakan kode QR tertentu yang mengarahkan korban ke situs palsu dengan tujuan mencuri data pribadi. Jangan pernah memindai kode QR dari sumber yang tidak dikenal.6. Penipuan yang mengatasnamakan bank
Cara lainnya adalah penipuan dengan mengirimkan pesan seolah-olah berasal dari bank. Pesan-pesan ini biasanya mencakup pengumuman tentang perubahan yang tidak wajar pada biaya transaksi atau tarif transfer. Korban kemudian diminta mengklik link tersebut dan mengisi persetujuan atau informasi lainnya. Jika korban mengklik link tersebut, data pribadinya bisa dicuri oleh pelaku.7. Penipuan yang mengatasnamakan aplikasi MyTelkomsel
Tak jarang penipu menggunakan nama aplikasi resmi seperti MyTelkomsel. Pelaku biasanya mengirimkan file APK kepada korban dan meminta mereka untuk mendownloadnya. File tersebut meminta izin akses berbagai aplikasi di ponsel korban, termasuk foto, video, pesan teks, dan layanan perbankan digital, yang kemudian disalahgunakan oleh penipu.
Berikut 7 cara cheat di aplikasi WhatsApp yang perlu Anda ketahui. Beritahu juga keluarga dan temanmu. Jangan menjadi korban, detektif.
*Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Simak video “Kesulitan Kominfo Hadapi Maraknya Penipuan di WhatsApp” (fay/fyk)