Jakarta –
Read More : 4 Cara Hapus Akun IG di HP dan Laptop, Gampang Banget!
Penipuan online sedang meningkat. Siapa pun bisa menjadi korban di era digital saat ini. Beberapa orang lebih “rentan” ditipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ciri-ciri yang berasal dari berbagai sumber ini membuat seseorang menjadi sasaran empuk penipuan. Apakah Anda salah satunya?
1. Sangat bagus
Menjadi orang baik tentu tidak salah. Namun sikap tersebut sebenarnya bisa menjadi salah satu faktor utama seseorang menjadi korban penipuan.
Biasanya kalau ada yang minta tolong, orangnya sangat ceroboh. Faktanya, banyak penipu yang biasanya menggunakan metode ajakan untuk menjebak korbannya.
2. Mudah mempercayai orang lain
Selain itu, mudah mempercayai orang lain adalah salah satu penyebab Anda rentan terhadap penipuan. Sebenarnya bagus untuk memiliki keraguan.
Sikap curiga dapat menjadi “benteng” bagi siapa pun untuk menghindari kegiatan penipuan. Namun, sikap skeptis harus diimbangi dengan keterampilan kritis agar informasi tidak ditelan mentah-mentah.
3. Kurangnya pengetahuan dan pendidikan
Kurangnya pengetahuan dan pendidikan juga menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi korban penipuan. Kurangnya literasi berarti seseorang tidak mengenali ciri-ciri kegiatan penipuan, tindakan mitigasi, dan lain-lain.
Apalagi saat ini banyak sekali penipuan, dan untuk menghindari perilaku tersebut, Anda perlu mengetahui ciri-cirinya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pendidikan pencegahan penipuan Anda.
4. “Ya kawan”
“Orang ya” adalah istilah untuk seseorang yang selalu mengatakan ya dan tidak bisa mengatakan tidak. Di satu sisi, sikap ini bisa membuat seseorang rentan terhadap penipuan.
Oleh karena itu, orang dengan sikap “Yes Person” perlu lebih mengontrol perilakunya dengan berani mengatakan tidak. Ini bisa menjadi cara untuk menghindari penipuan.
5. Kurangnya berpikir kritis
Kurangnya berpikir kritis juga menjadi salah satu penyebab seseorang rentan melakukan penipuan. Sikap kritis memungkinkan seseorang “menyaring” banyaknya informasi yang diterima.
Melalui “filter” inilah seseorang dapat membedakan antara penipuan dan keaslian. Jika Anda mengenali tanda-tanda ini dan bertindak hati-hati, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan. Hal ini penting mengingat semakin beragamnya metode penipuan.
Akhir-akhir ini banyak sekali kasus customer service (CS) atau penipuan layanan pelanggan palsu. Sebaiknya anda berhati-hati terhadap orang yang mengaku CS abal-abal.
Untuk membantu Anda mengatasi penipuan ini, DANA Digital Wallet juga memberikan beberapa tips #Waspadalah terhadap BadManTraps untuk menghindari CS palsu.
Monitor
Selalu waspada terhadap aktivitas online mencurigakan apa pun yang terjadi pada Anda. Misalnya CS meminta informasi pribadi Anda seperti PIN, kode OTP, dll, Anda dapat mengabaikannya karena CS biasanya tidak meminta Anda untuk membagikan detail tersebut. Periksa juga apakah orang yang menghubungi Anda berasal dari saluran resmi DANA atau tidak.
Konfirmasi
Anda kemudian dapat mengautentikasi diri Anda dengan DANA Protection di aplikasi DANA untuk menghindari jebakan orang jahat yang berpura-pura menjadi DANA CS. Di halaman perlindungan DANA, Anda dapat memeriksa apakah nomor, akun media sosial, atau link mencurigakan benar-benar berasal dari DANA.
Laporan
Jika dipastikan bukan dari DANA, segera laporkan melalui bagian Laporan Pengaduan Digital di halaman Perlindungan DANA. Anda kemudian akan terhubung langsung dengan layanan Komdigi. Dengan begitu, Anda bisa membantu pengguna DANA lainnya agar tidak terjerumus ke dalam perangkap penjahat.
Simak juga tips tambahan berikut ini agar transaksi dengan DANA lebih aman:
● DANA tidak lagi memiliki dukungan pelanggan melalui WhatsApp.
● DANA menangani pengaduan hanya melalui DIANA, email help@dana.id, call center DANA 1500 445 dan jejaring sosial resmi DANA Indonesia.
● DANA tidak akan pernah mendekati klien tanpa laporan.
● Dilarang mengklik link atau mengisi formulir dari pihak tidak dikenal yang mengatasnamakan DANA.
● Jangan mengunduh atau menginstal aplikasi DANA dari tautan yang dibagikan di grup pesan instan seperti WhatsApp, Telegram, dll.
● Jaga selalu kerahasiaan PIN dan OTP Anda, jangan bagikan kepada siapapun termasuk DANA.
● Laporkan dan blokir nomor WhatsApp dengan nama DANA secara instan.
● Akun resmi media sosial DANA hanya memiliki ikon berwarna biru. Jangan tertipu dengan akun serupa lainnya.
Yuk ikuti tipsnya agar kamu selalu aman bertransaksi dengan DANA.
(pemilik)