Jakarta –
Read More : Minuman Ini Ternyata Bisa Perpanjang Umur hingga 2 Tahun, Riset Bilang Gini
Kopi dikenal sebagai minuman dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Manfaat kopi sering dikaitkan dengan peningkatan energi, fokus, penurunan berat badan, dan pengendalian gula darah.
Namun, bukan berarti kopi merupakan minuman yang bebas risiko. Kopi ternyata dapat menimbulkan berbagai efek samping bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan atau sembarangan. Kopi juga dapat memperburuk penyakit pada orang dengan kondisi tertentu.
Lantas, apa saja efek samping dari sering minum kopi? Berikut ulasannya, dikutip dari berbagai sumber. Mengganggu siklus tidur
Minum kopi dengan atau tanpa gula dapat berdampak negatif pada siklus tidur malam Anda. Kafein dalam kopi dapat menghalangi aktivitas adenosin, senyawa yang mengatur rasa kantuk dan tidur.
Efek kafein bertahan hingga 10 jam di dalam tubuh. Oleh karena itu, tidak disarankan minum kopi beberapa jam sebelum tidur. Memicu stres dan kecemasan
Kopi dapat memengaruhi kadar kortisol, hormon yang menyediakan energi dan mengatur respons stres. Jika jumlah hormon ini terlalu tinggi dapat menimbulkan kecemasan dan stres.
Konsumsi kopi juga bisa memicu serangan panik pada orang yang rentan mengalami kecemasan. Denyut jantung meningkat
Konsumsi berlebihan bisa berbahaya bagi jantung. Seperti dikutip dari UC Davis Health, kafein dalam kopi dapat merangsang pelepasan hormon noradrenalin dan norepinefrin yang meningkatkan detak jantung.
Oleh karena itu, penderita kelainan irama jantung sebaiknya menghindari kopi atau minuman berkafein lainnya untuk mencegah kambuhnya gejala.4. Mempengaruhi keasaman lambung
Kopi juga dapat mempengaruhi tingkat keasaman lambung. Hal ini bukan hanya karena kandungan kafeinnya, tetapi juga karena asam yang terdapat pada kopi.
Dikutip dari Healthline, kopi banyak mengandung asam seperti asam klorogenat dan N-alkanoyl-5-hydroxytryptamide. Studi menunjukkan bahwa kedua zat tersebut mampu meningkatkan produksi asam di lambung.
Inilah sebabnya mengapa kopi memicu gejala naiknya asam lambung seperti nyeri dada dan mual. Peningkatan risiko osteoporosis
Konsumsi kopi berlebihan juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Menurut Medical News Today, kafein dalam kopi dapat mempengaruhi cara tubuh menyerap dan memproses kalsium. Setelah itu, risiko penyakit tulang seperti osteoporosis dan patah tulang bisa meningkat.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 400 mg atau 4 cangkir kopi sehari. Simak video “Anjuran Tidak Minum Kopi dan Teh Saat Sahur” (ath/suc)