Jakarta –
Read More : Semester I 2024 Realisasi Investasi Tembus Rp 829 Triliun
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Dedek Prayudi mengatakan, program makanan bergizi gratis yang dicanangkan hari ini diharapkan tidak hanya meningkatkan status gizi siswa, tetapi juga menarik minat anak-anak yang belum bersekolah.
“Anak-anak yang seharusnya sudah usia sekolah tetapi tidak bersekolah, ketika mengetahui ada makanan bergizi yang dibagikan di sekolah, saya berharap orang tuanya mau menyekolahkan anaknya,” kata Dedek dari Departemen Layanan Kinerja Gizi Palmera ( SPPG). ), Jakarta, Dushanbe (01/06/2025).
Menurutnya, program makan gratis ini telah teruji selama 10 bulan hingga satu tahun terakhir dan berhasil meningkatkan kehadiran siswa secara signifikan.
“Pada tes yang dilaksanakan banyak terjadi ketidakhadiran di sekolah”, ujarnya.
Dedek mengatakan uji coba program makan gratis ini dilakukan belum lama ini. Banyak penerima manfaat yang masih belum mengetahui menu yang diusulkan. Hal tersebut kemudian menjadi teka-teki dan membangkitkan minat siswa untuk memasuki pendidikan tinggi.
“Jadi suatu hari di hari Rabu ada menu daging dan salah satu siswanya tidak muncul, namun di hari Kamis siswa tersebut diejek oleh teman-temannya karena dia hanya masuk saat dia tidak bisa makan daging tersebut. . Terus anak ini makin semangat datangnya,” Ba Selain absensi, kehadiran pun meningkat.
Hari ini beliau juga mengunjungi SPPG Palmerah, Jakarta. Dimana Hari ini SPPG Palmerah membagikan 2.987 makanan gratis kepada 11 sekolah di wilayah Palmerah.
Sebanyak 2.987 unit disalurkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama disalurkan kepada TK, pendidikan dasar tahun 1, 2, dan 3. Sedangkan gelombang 2 akan dibagikan kepada siswa kelas 4, 5, 6, dan SMA.
Sedangkan untuk menu makan malam antara gelombang satu dan gelombang dua, tidak banyak perbedaan menunya. Pada PAUD angkatan pertama, siswa SD kelas 1, 2, dan 3, menu yang ditawarkan adalah nasi, tepung ayam, tahu goreng, kacang panjang, dan jeruk.
Sedangkan untuk siswa SD kelas II disiapkan ayam teriyaki, tahu goreng, kacang panjang, dan jeruk goreng. Dimana sebagian menunya berharga Rp 10.000.
Sebanyak 2.087 keranjang sembako didistribusikan di Palmera
Sebanyak 2.987 paket makanan bergizi gratis siap dibagikan kepada siswa di 11 sekolah di wilayah Palmera pada Senin (01/06/2025). Makanan bergizi gratis yang disiapkan oleh Dapur Unit Pelayanan Gizi (SPPG) Palmerah.
Kepala SPPG Palmera Yuda Permana menjelaskan, di SPPG Palmera pihaknya menggelar dua kali pembagian makanan bergizi gratis.
Edisi pertama dibagikan ke tempat penitipan anak, kelas 1, 2 dan 3 sekolah dasar saat sarapan pagi. Sedangkan kelompok 2 akan dibagi menjadi siswa kelas 4, 5, 6 dan SMA untuk makan siang.
“Saat ini ada kurang lebih 2.987 makanan bergizi gratis. Lalu ada 11 sekolah (yang mendapat makanan bergizi), meliputi TK, SD, dan SMP,” ujarnya di SPPG Palmerah, Jakarta, Senin (1/6/2025).
Yuda menjelaskan, tidak banyak perbedaan menu antara gelombang pertama dan gelombang kedua. Pada PAUD angkatan pertama, siswa SD kelas 1, 2, dan 3, menu yang ditawarkan adalah nasi, tepung ayam, tahu goreng, kacang panjang, dan jeruk. Sedangkan untuk siswa SD kelas II disiapkan ayam teriyaki, tahu goreng, kacang panjang, dan jeruk goreng.
“Untuk setiap porsi, kami melakukan ini sekitar dua bulan lalu. Sekarang diperkirakan porsinya per hari kurang dari Rp 10 ribu. .
Dibanderol dengan harga Rp 10.000 per porsi, Yuda memastikan kebutuhan nutrisi setiap hidangan yang disajikan terpenuhi. Dalam hal ini, Yuda mengatakan, setiap penetapan menu dilakukan pengecekan kesesuaian Pola Makan (AKG) untuk setiap kelompok umur.
“Setelah mengidentifikasi AKG, kami juga memilih bahan baku terbaik di wilayah tersebut. Itu sebabnya kami berlokasi secara lokal. katanya. kata (quil/quil)