Jakarta –
Read More : Budget Makan Gratis Rp 10-15 Ribu, Cukupkah Penuhi Gizi Anak? Ini Kata Dokter
Bunga telang atau Clitoria ternatea sudah lama dikenal dengan berbagai manfaatnya. Selain bentuknya dan warnanya yang memukau, bunga telang juga memiliki manfaat bagi kesehatan.
Di India bunga ini disebut Aparajita yang artinya tidak dapat ditaklukkan atau dikalahkan. Bunga telang jika direndam dalam air mendidih akan menghasilkan warna bunga kupu-kupu biru yang indah
Bunga telang dapat membantu menjaga kesehatan kulit, menstabilkan kadar gula darah, dan membantu penurunan berat badan. Baca penjelasan selengkapnya dibawah ini 1. Mendukung kesehatan kulit
Bunga telang mengandung beragam zat antioksidan dan anti inflamasi yang membantu menjaga kesehatan kulit. Halaman teaser menjelaskan bahwa bahan ini membantu mengurangi kemerahan, meredakan iritasi, dan meratakan warna kulit.
Manfaat bunga telang bisa didapatkan melalui produk perawatan kulit berbahan dasar bunga tersebut. Dikutip Healthline, bunga telang juga digunakan sebagai bahan perawatan rambut berupa hair spray atau sampo.2. Membantu mengontrol kadar gula darah
Penelitian menunjukkan bahwa bunga telang mampu menurunkan penyakit diabetes. Mengonsumsi ekstrak bunga telang yang kaya akan antioksidan dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Penelitian lain menemukan bahwa antioksidan dari bunga telang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel dan komplikasi terkait diabetes. Mengenai manfaat tersebut, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek bunga talang terhadap pengendalian gula darah jangka panjang.3. Mendukung fungsi kognitif
Antioksidan dalam bunga telang juga mendukung kesehatan otak dengan meningkatkan fungsi kognitif dan memori. Mengutip laman teh teh, penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam bunga ini dapat membantu meningkatkan pembelajaran dan daya ingat.4. Meningkatkan relaksasi dan mengurangi stres
Bunga kacang kupu-kupu dikenal karena khasiatnya yang menenangkan. Oleh karena itu, bunga ini dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan perasaan rileks.5. Mengurangi peradangan pada tubuh
Bunga kacang kupu-kupu memiliki sifat anti inflamasi alami yang membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Peradangan bisa menjadi gejala penyakit kronis pada tubuh yang memerlukan pengobatan segera.6. Meningkatkan kesehatan mata
Bunga telang juga bermanfaat untuk kesehatan mata. Pasalnya antioksidan antosianin di dalamnya terbukti dapat meningkatkan aliran darah ke mata.
Menurut laman The Qi, bunga ini dapat membantu mengobati penyakit glaukoma, kerusakan retina, penglihatan kabur, dan mata lelah. Teh bunga kupu-kupu meningkatkan penglihatan malam hari dan melindungi mata dari kerusakan secara umum.7. Baik untuk kesehatan reproduksi
Mempelajari sifat fisik bunga telang, ilmuwan Yunani Hippocrates menyimpulkan bahwa tanaman tersebut cocok untuk kesehatan reproduksi. Teh telang telah terbukti efektif mengatasi masalah menstruasi atau keputihan, membantu produksi sperma normal dan bertindak sebagai afrodisiak yang kuat.8. Memperkuat rambut
Bunga telang juga bermanfaat untuk kesehatan rambut. Bioflavonoid yang disebut anthocyanin di dalamnya meningkatkan aliran darah ke kulit kepala. Peningkatan aliran darah ini menyebabkan penguatan folikel rambut, pertumbuhan rambut dan penggelapan rambut alami.9. Pengobatan sistem pencernaan
Sifat anti inflamasi pada bunga telang dapat menenangkan otot perut serta meredakan mual dan gangguan pencernaan. Bunga telang juga memiliki sifat anthelmintik yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya. Membantu mengurangi berat badan
Banyak penelitian menunjukkan bahwa bunga telang membantu upaya penurunan berat badan. Sebuah penelitian tabung menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat mengurangi pembentukan sel lemak dengan mengatur jalur tertentu yang terlibat dalam pertumbuhan sel.
Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk menilai bagaimana bunga telang dapat mempengaruhi berat badan, terutama jika dimasukkan dalam makanan. “VIDEO: BPOM Teliti Jamu Pengambil Liver Berbahaya, Ini Daftarnya” (baris/baris)