Jakarta –
Read More : Meta Didenda Rp 4,2 T Karena Pelanggaran Data di Facebook
WhatsApp telah mendesain ulang fitur senyap obrolan grup pada layanan perpesanannya. Jadi apa itu?
Modifikasi fungsi mute kini sudah bisa diuji oleh beberapa pengguna yang terdaftar sebagai beta tester, demikian kutipan GSM Arena detikINET.
Tangkapan layar yang dibagikan menunjukkan bahwa kini dalam fitur mute, pengguna dapat memilih untuk tetap menerima notifikasi Aksen dari obrolan grup. Artinya, pengguna tetap dapat menerima notifikasi tentang pesan yang menyebutkan dirinya dengan karakter “@”, balasan pesannya, atau pesan lain yang relevan.
Perubahan ini tampaknya dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan atau pengorganisasian kelompok besar dan aktif.
Sebenarnya opsi Aksen ini sudah ada di pengaturan non-beta WhatsApp. Namun, pembaruan beta menyertakan penjelasan untuk opsi Aksen. Sementara fungsi opsi ini tidak berubah.
Opsi Aksen ini otomatis aktif meskipun fitur mute diaktifkan di grup chat yang jumlah anggotanya banyak. Sedangkan untuk grup yang anggotanya sedikit, opsi yang aktif secara otomatis adalah โSemua Orangโ.
Sebelumnya, WhatsApp juga telah menciptakan fitur baru untuk memerangi maraknya penyebaran gambar palsu, yaitu pencarian gambar terbalik yang berguna untuk mencegah penyebaran gambar palsu. Cara kerja fitur ini cukup sederhana. Pengguna dapat mencari di web untuk foto yang diterima. Tujuannya untuk memastikan keaslian foto tersebut. Jadi ketika pengguna menerima gambar dari orang lain, akan ada opsi baru di menu tiga titik di pojok kanan atas: cari di Internet. Setelah dipilih, foto tersebut akan diunggah ke Google dan mesin pencari akan menampilkan gambar yang identik atau mirip. Hal ini memungkinkan pengguna menilai sendiri tingkat keaslian foto tersebut, atau apakah foto tersebut benar-benar foto lama yang di-repost dengan narasi berbeda.
Tonton “Video: Fitur daftar WhatsApp dapat memfilter kategori pesan yang lebih spesifik” (asj/afr)