Jakarta –

Read More : Turis China Ramai-ramai Liburan ke Jepang untuk… Menyekop Salju

Seorang perempuan di Thailand telah dijatuhi hukuman mati, yang merupakan kasus pertama dari banyak kasus lainnya. Dia dituduh membunuh 14 temannya dengan sianida.

Seperti dikutip BBC, Minggu (24/11/2024), pengadilan di Bangkok memutuskan Sarat Rangasivathapuran, 36 tahun, bersalah karena menambahkan racun pada makanan dan minuman temannya yang kaya raya saat mereka melakukan perjalanan tahun lalu

Kerabat teman tersebut tidak terima jika ia meninggal secara wajar karena hasil visum menunjukkan ada bekas sianida di tubuhnya.

Polisi menangkap Sarat dan menemukan kematian serupa lainnya pada tahun 2015. Satu orang selamat dari target pembunuhan.

Polisi mengatakan Sarat, yang diidentifikasi oleh media Thailand sebagai M Cyanide, kecanduan judi dan menargetkan teman-teman yang memberinya uang, kemudian mencuri perhiasan dan barang berharga mereka.

Dalam suatu kesempatan, kata polisi, pada April 2023, Sarat sedang bepergian bersama temannya, Sripuran Hanwong, 32, ke provinsi Ratchaburi, sebelah barat Bangkok. Mereka berpartisipasi dalam ritual perlindungan umat Buddha di tepi sungai.

Saripur pingsan dan meninggal setelah berbagi makanan. Sartre tidak berusaha membantunya. Sianida ditemukan di tubuh Saripuran, dan saat ditemukan, ponsel, uang, dan tasnya hilang.

“Kamu mendapatkan keadilan, Nak.” Saat ini ada keadilan di dunia ini,” kata ibu Sripoorna, Tongping Kichenasari, sambil memegang foto putrinya di luar pengadilan.

Tong Ping mengatakan, karena marah, dia tidak bisa menatap Sart yang katanya tersenyum saat putusan dibacakan. Sarat mengaku tidak bersalah atas tuduhan yang dikenakan padanya.

Mantan suaminya, mantan petugas polisi, dan pengacaranya masing-masing dijatuhi hukuman satu tahun empat bulan dan dua tahun karena menyembunyikan bukti untuk membantunya. Mereka juga mengaku tidak bersalah sampai hukuman Rabu dijatuhkan.

Mantan suaminya, Withun Rangsivutaporn, menyerah tahun lalu. Polisi mengatakan bahwa dia mungkin membantu Sarat meracuni mantan pacarnya Sothisak Phukan.

Seerat juga diperintahkan membayar dua juta baht sebagai kompensasi kepada keluarga Saripuran. Tentang sianida

Sianida menghilangkan oksigen dari sel-sel tubuh, yang dapat menyebabkan serangan jantung. Gejala awal berupa pusing, sesak napas, dan muntah.

Kehadirannya juga dapat menyebabkan cedera paru-paru, koma, dan kematian dalam hitungan detik jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, meski dalam jumlah kecil bisa sangat berbahaya.

Penggunaannya diatur secara ketat di Thailand, dan mereka yang diketahui memiliki akses tidak sah akan menghadapi hukuman dua tahun penjara. Tonton videonya: Jessica Wangsu disebut-sebut menggunakan film untuk menipu publik (msl/msl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *