Jakarta –
Read More : Menteri Sri Lanka Salahkan Monyet Atas Pemadaman Listrik Nasional
Video bilder kuil Borobudur dengan yogyakarta viral di jejaring sosial. Ini adalah penjelasan dari produsen konten yang terkait dengan kuil Yogyakarta de Borobudur.
Salah satu video diunduh dari akun Instagram @je_ar ***. Dalam video itu ia menunjukkan sejumlah T -Shirts dengan gambar Kuil Borobudur, kemudian ia menulis Yogyakarta.
Dalam video yang diunduh 2 hari yang lalu, Sabtu (11/1) menjadi hingga Senin (13 Januari 2013) pukul 6:00 malam. Kemudian sekitar 1.090 warga yang bertugas berkomentar dan 442 yang telah berbagi.
Pesan tersebut kemudian dirilis oleh akun Instagram @ lutan.magelang dan akun Instagram lainnya. Seperti yang kita ketahui, peninggalan penulis Syailendra terletak di desa Borobudur, Distrik Borobudur, Kabupaten Magelang. Dalam kaos desain, yang dijual dengan foto kuil Borobudur dengan surat dari Yogyakarta.
Mengenai video, isi pencipta Zaenal Arifin, yang pertama pergi ke Kuil Borobudur di sekolah menengah. Kemudian setelah menerima diploma di sekolah menengah, sekitar empat kali di kuil Borobudur.
“Jadi jumlah total ada 5 kali di sana (Kuil Borobudur). Setiap kali dia kembali ke rumah Borobudur, dia harus melalui pasar (singkatan dari penjualan kenangan). Tanpa berhenti, kami melihat banyak barang, Tulisan mereka begitu juga Borobudur, Borobudur Yogyakarta, “kata Zaenal Arifin ketika dia menghubungi Detikjateng pada hari Senin (13 Januari 2025).
Zaenal arifin, yang umumnya disebut, mengatakan bahwa jika pasar atau dudukan dipimpin oleh kuil oleh Borobudur, ada juga t-shirt dengan kuil Borobudur dengan naskah Indonesia.
“Tetapi jika Borobudur Magelang belum pernah melihatnya sebelumnya. Mungkin ada, tetapi saya tidak tahu (perhatikan). Jika saya hanya mengabaikannya terlebih dahulu. Lingkungan, lingkungan, begitu banyak pertanyaan Borobudur.
Arif mengakui bahwa dia baru saja menemukan bahwa keberadaan Borobudur bukan di Yogyakarta, tetapi di Magelang.
“Saya melihat komentar:” Saya baru saja menemukan, Borobudur di Magelang, saya memikirkan jogja. “Ini seperti kesalahan kita normal,” katanya.
“(Jawab) Beberapa mengatakan tip pemasaran sehingga Anda dapat membelinya. Masalahnya adalah bahwa akan ada kurang dari penjualan jika kami memberikan tulisan Magelang dari Borobudur.
Dia ingin menunjukkan sesuatu yang salah dengan konten t-shirt.
“Biarkan aku meluruskanku. Meskipun aku sudah memiliki jogja ktp. Tidak masalah, jogja tidak punya borobudur, tidak masalah. Wong tidak punya jogja, dia punya orang dari magelang. Pada akhirnya aku mengatakan bagaimana magelang tidak memberi orang, Mereka tidak memberikan perlawanan atau sesuatu, “katanya.
Salah satu produsen T-shirt, Sudarmint (41), seorang penduduk Tingal, Distrik Borobudur, kata Borobudur.
“Tur ini digunakan untuk berkemas, Borobudur memasuki paket tur Jogja. Kemarin sebelum itu,” kata Sudarmnto.
Sudarnto, yang umumnya disebut Minto, mengatakan bahwa perjalanan belajar atau sekelompok tur dengan menulis tur Jogja. Kemudian salah satu tujuan yang dikunjungi oleh Kuil Borobudur di Kabupaten Magelang.
“Bahkan jika Borobudur ada di Magelang, tetapi menyertai paket tur di Jogja. Karena Magelang tidak memiliki tujuan lain. Karena itu, Borobudur yang terkenal berada di Jogja,” kata Minto.
“Sesering kemeja itu sering digantikan oleh Magelang. Tapi itu tidak laku. Aku tidak hanya mengganti magelang sekali. Gambarnya tidak lebih baik, Borobudur magelang, tidak menjual,” kata itu.
Menulis dari Borobudur Yogyakarta, The Word Minto, Bahasa Pemasaran.
“Bahasa Pemasaran. Faktanya adalah bahwa wisatawan mengemas jogja. Ketika studi perjalanan pada umumnya Prambanan, Borobudur, Malioboro, adalah sebuah paransum. Tapi ya, wilayah Borobudur berada di Magelang,” katanya.
Itu sering membuat Borobudur magelang juga. Hanya saja jawaban di pasaran tidak menjual. Bahkan jika itu lebih baik dengan kualitas cetak yang lebih baik.
“(Bahasa wisata) sekarang menjadi jogjakarta. Gambar ini memiliki beberapa dekade. Ini dicetak dengan pabrik yang diproduksi dengan cara ini, dan menulis jelas merupakan Yogyakarta. Karena Magelang tidak terwujud. Turis juga mencari kenangan khas Jogja.
Sehubungan dengan desain kaus kuil Borobudur dengan surat dari Yogyakarta, Departemen Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Déparpora) hanya mengatakan bahasa iklan.
“Ini adalah bahasa gelar doktor. Kami tidak dapat mengendalikan karena juga gratis (produksi), bukan kriminal atau kriminal,” kata kepala tujuan wisata dan industri, Magelang Regency Déparpora, Arif Rahman Hakim ketika ia menghubungi Detikjateng Hakim ketika ia menghubungi Detikjateng Hakim menjadi.
“Sosialisasi menjelaskan apa yang bisa kita lakukan (Borobudur ada di Magelang). Jika kita terus menyiarkan, dana, sosialisasi Borobudur pada masa pemerintahan Magelang berada,” katanya.
Untuk siswa, kata Arif, yang terutama datang ke Jogja ke kuil Borobudur.
— Baca artikel lengkap dari Detikjateng Lihat video “Video: Key Shinee menyarankan untuk menginginkan liburan di Jogja dan Raja Ampat” (MSL / MSL).