Jakarta –
Read More : Wanita Usia 25 di Bogor Kena Radang Usus Buntu, Punya Kebiasaan Makan Ini
Di era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan sistem manajemen yang efisien dan terintegrasi menjadi semakin mendesak. Baru-baru ini, beberapa rumah sakit di Indonesia mendapat teguran administratif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Seiring diterapkannya Sistem Rekam Medis Elektronik (RME), 7.614 fasilitas kesehatan mendapat peringatan karena tidak optimal dan tidak terkoneksi dengan platform Satusehat. Skenario ini menyoroti pentingnya adopsi teknologi dalam manajemen rumah sakit dan klinik untuk melengkapi layanan kesehatan berkualitas tinggi.
Untuk menjawab kebutuhan sistem informasi digital yang terintegrasi dan andal di rumah sakit dan klinik, kini telah tersedia platform UPMEDIK. Halaman ini dikembangkan oleh PT. Sentosa Medica merupakan perusahaan teknologi yang berpusat di Sejahtera, Kota Cianjur. Sistem yang dikembangkan UPMEDIK (upmedik.com) tidak hanya mempermudah penanganan data pasien, namun juga memastikan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah terkait penerapan RME.
Direktur PT. Sentosa Medika Sejahtera Melvin Gilbert menjelaskan penerapan UPMEDIK di rumah sakit dan klinik dapat meningkatkan efisiensi pengolahan data medis, mengurangi risiko kesalahan administrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
UPMEDIK dirancang dengan fungsi canggih untuk pengelolaan pencatatan elektronik, pengelolaan stok obat, sistem perencanaan, serta integrasi dengan berbagai standar internasional seperti HL7 dan FHIR. Sistem ini dilengkapi dengan analisis lanjutan yang membantu manajemen rumah sakit mengambil keputusan berdasarkan data.
“UPMEDIK hadir untuk menjawab kebutuhan mendesak rumah sakit dan klinik di Indonesia yang menghadapi tantangan di era digital. Dengan teknologi yang kami kembangkan, kami berkomitmen tidak hanya memberikan solusi yang efektif dan terintegrasi, namun juga memberikan ketenangan pikiran kepada para pasien. manajemen rumah sakit Dengan sistem yang andal dan terpercaya tanpa biaya tersembunyi,” kata Melvin, Kamis (15/08/2024) melalui keterangan tertulis.
8 Keunggulan UPMEDIK
Platform UPMEDIK setidaknya memiliki delapan manfaat utama yang menjadikan pengelolaan sistem dan data kesehatan di rumah sakit dan klinik tidak hanya efisien, tetapi juga lebih efisien dan aman.
Manfaat ini dapat mengurangi beban kerja tenaga kesehatan hingga 80 persen. Sistem UPMEDIK 99 persen tanpa kertas (paperless) dan menggunakan 100 persen RME. Selain itu, pengumpulan berkas klaim BPJS Kesehatan dilakukan secara otomatis dan 100 persen terintegrasi dengan SatuSehat dan BPJS Kesehatan. Dan yang terpenting, sistem yang sepenuhnya otomatis ini sangat terjangkau dan transparan.
Keunggulan lainnya adalah kemudahan implementasi dan dukungan teknis penuh. Kami memahami bahwa digitalisasi dapat menjadi sebuah tantangan. Oleh karena itu, tim kami berkomitmen untuk memastikan proses migrasi data berjalan lancar dan tidak merepotkan, ujarnya. menjelaskan.
Melvin yakin kehadiran UPMEDIK akan membantu banyak rumah sakit dan klinik di Indonesia menjadi institusi yang modern, efisien dan andal. Penerapan sistem terintegrasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. (Iklan konten/UPMEDIK)