Jakarta —
Read More : Harga Cabai Rawit Merah Rp 100.000/kg, Masyarakat Diminta Tanam di Rumah
Usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) di Indonesia perlu melek digital. Selain itu, UKM harus menciptakan peluang proses dan aktivitas bisnis baru, seperti penggunaan kecerdasan buatan.
Hal ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital berbagai perusahaan dan meningkatkan kemampuan digital serta memberikan solusi layanan berbasis teknologi yang inovatif, fleksibel, dan terukur. Untuk itu, Mekari mengumumkan telah mengakuisisi Jojonomic untuk mengembangkan solusi bebas kode, yaitu sistem operasi Officeless, sebagai perusahaan software-as-a-service (SaaS).
Akuisisi ini memperluas solusi dan layanan digital Mekari untuk mempercepat transformasi digital dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan di Indonesia. Mekari menawarkan beragam solusi bisnis untuk UKM dan perusahaan besar seperti Sumber Daya Manusia (SDM), Payroll, Akuntansi, Pajak dan Customer Relationship Management (CRM). Sejak tahun 2015, Mekari telah mendukung lebih dari 35.000 bisnis dan 1 juta profesional di Indonesia.
Di sisi lain, Jojonomic yang didirikan pada tahun 2015 menawarkan solusi sistem operasi open source (OOS) yang bertindak sebagai platform teknologi bebas kode dan rendah kode, di mana perusahaan dapat dengan mudah dan cepat mengembangkan aplikasi sesuai kebutuhannya. Jojonomic telah melayani ratusan perusahaan, terutama perusahaan besar Indonesia yang bergerak di bidang perbankan, logistik, manufaktur, dan industri energi.
CEO Mekari Suwandi Soh mengatakan akuisisi ini akan membuka jalan bagi penyesuaian dan integrasi lintas produk yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, khususnya perusahaan besar.
Suvandi kemudian menambahkan, sistem operasi officeless yang tersedia melalui Mekari akan membuka peluang baru bagi para pelaku usaha, baik UKM maupun perusahaan besar, untuk memperluas penggunaan solusi digital di seluruh proses bisnis dan operasional.
“Kami mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan adopsi solusi digital dalam berbagai operasional bisnis, karena adopsi teknologi masa kini menjadi landasan pembelajaran teknologi masa depan, khususnya kecerdasan buatan (AI) atau kecerdasan buatan,” jelasnya.
CEO Jojonomic Samiaji Adisamito mengatakan akuisisi ini memberi lebih banyak perusahaan akses ke sistem operasi Officeless, platform bebas kode dan kode rendah yang memungkinkan perusahaan membangun perangkat lunak aplikasi secara efisien bahkan tanpa pengetahuan mendalam tentang pengembangan kode.
(kil/kil)