Jakarta –
Read More : Harapan Van Dijk: Liverpool Jangan Sampai Ambyar kayak Man City
Pemerintah Hong Kong telah melarang pegawai negeri (PNS) menggunakan layanan seperti WeChat dan WhatsApp serta layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive di komputer kerja mereka.
Menteri Inovasi, Teknologi, dan Industri Hong Kong Sun Dong mengatakan aturan ketat untuk komputer di tempat kerjanya serupa dengan yang ada di Amerika Serikat dan China, seperti dikutip detikINET SCMP, Rabu (23/10/2024).
Penggunaan layanan WhatsApp, WeChat, dan Google Drive dilarang karena dapat menimbulkan risiko serius terhadap keamanan online. Larangan ini akan berlaku secara keseluruhan mulai Oktober tahun ini.
“Tahun lalu kami menghadapi banyak masalah, peretasan semakin parah. Komputer yang digunakan di kantor tidak diperbolehkan menggunakan layanan WhatsApp dan WeChat karena menimbulkan risiko keamanan yang serius,” jelas Dong dalam wawancara radio.
Diakuinya, aturan baru ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan PNS. Namun pembatasan ini harus diterapkan untuk meningkatkan keamanan siber. Ia juga menyoroti, PNS tetap bisa menggunakan aplikasi tersebut di ponsel pribadinya.
“Aplikasi ini tidak dilarang di ponsel mereka. Saya yakin setiap departemen akan mencari pengganti layanannya. Saya pikir mereka akan menemukan solusi untuk masalah ini,” tambahnya.
Pemerintah Hong Kong sebelumnya juga memperkenalkan peraturan baru yang mewajibkan pegawai negeri untuk meminta izin sebelum memasang penyimpanan cloud publik dan layanan pesan web di komputer kantor.
Seorang pegawai negeri sipil Hong Kong mengakui layanan seperti WhatsApp, Gmail, dan Google Drive juga diblokir di kantornya. Layanan yang dinonaktifkan hanya dapat diakses melalui komputer tertentu di kantor.
Ia juga menyatakan keprihatinannya terhadap aturan baru yang menurutnya akan mengurangi efisiensi operasional. Pasalnya, layanan seperti WhatsApp kerap digunakan untuk berkomunikasi dengan rekan kerja dan orang yang bekerja di luar pemerintahan.
Tonton videonya: Pakar mengatakan keamanan siber bisa dipelajari dari peretas (asj/asj)