Madrid –
Read More : Tragis, Turis Tewas Keracunan Pengasapan Kutu Busuk
Pelatih Deportivo Alaves Luis Garcia tidak setuju dengan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti usai pertandingan. Peristiwa itu terkait dengan perbuatan Endrick.
Endrick menjadi pemain cadangan saat Madrid mengalahkan Alaves 3-2 di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Spanyol, Rabu (25/9) WIB. Pesepakbola muda Brasil itu masuk menggantikan rekan senegaranya, Rodrygo, sebelum menit ke-70 bermain.
Pada menit ke-21 di lapangan, Endrick mencetak dua percobaan, salah satunya membentur mistar gawang Alaves setelah melakukan tembakan ke arah pemain. Namun, Endrick juga banyak terlibat dalam penelitian.
Pemain berusia 18 tahun itu tertangkap kamera televisi menembak bek Alaves Santiago Mourinho saat ia melepaskan bola. Mourinho langsung terjatuh, karena wasit Alejandro Muniz memberi Endrick kartu kuning “sekadar”.
Garcia kecewa dengan keputusan wasit. Usai peluit akhir berbunyi, Garcia menjabat tangan Carlo Ancelotti dan menyebut Endrick pantas dikeluarkan dari lapangan. Hal serupa ditegaskan Garcia dalam konferensi pers.
“Kami memberikan pendapat kami mengenai situasi tersebut tetapi tanpa masalah atau konfrontasi,” seperti dilansir Marca. Penampilan Endrick pantas mendapat kartu merah. Seharusnya kami bermain dengan pemain lain di 10 menit terakhir.
“Endrick sengaja ditembak. Yang jelas itu kartu merah dan tidak ada yang lain. Saya tidak akan membicarakan kejadian ini lagi. Saya berbicara tentang tindakan tertentu dan kartu merah adalah kartu merah, itu saja.”
Benar dia memberikan satu atau dua kartu kuning, tapi yang dilakukan Endrick berbeda: kartu merah, kata Luis Garcia. (rin/mrp)