Jakarta –

Read More : Pengusaha Bakal Bertemu Kemenkeu Bahas PPN Naik Jadi 12%

Perum Peruri menyatakan jumlah paspor yang diterbitkan pihaknya akan meningkat tiga kali lipat pada tahun 2024. Peningkatan paspor tersebut disebut-sebut karena banyaknya masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.

General Manager Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya awalnya menjelaskan, sejak masa pandemi COVID-19, jumlah permintaan pencetakan paspor meningkat pesat. Peningkatannya akan dua atau tiga kali lipat pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

“(Jumlah paspor yang dicetak) tiga kali lipat, tapi data yang benar harus ke imigrasi. (Peningkatan) sangat signifikan karena bukan hanya volumenya, tapi spesifikasinya (juga) bertambah,” kata Dwina di Kementerian BUMN. . Kantor, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024).

Dwina menjelaskan, melihat tren peningkatan paspor pada tahun 2024, khususnya paspor di kawasan ASEAN. Dia mengatakan, peningkatan jumlah paspor ini disebabkan meningkatnya jumlah WNI yang ingin bepergian ke luar negeri.

“Kami memulainya dari angka yang rendah dibandingkan (negeri) tetangga, namun kemudian terjadi perubahan gaya hidup dimana alokasi masyarakat terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman berwisata meningkat. Hal ini mempengaruhi rencana pengembangan bisnis Peruri,” ujarnya.

Dwina juga menjelaskan, pencetakan paspor saat ini menjadi penyumbang pendapatan terbesar kedua bagi perusahaan. Pencetakan uang masih menduduki peringkat pertama dengan 70% total pendapatan. Peruri kini tidak bergantung pada pencetakan uang untuk pemasukan perusahaan.

“Dulu bisa dikatakan hampir semua kontribusi (pendapatan) berasal dari uang atau minimal 85% dan seterusnya, sekarang ternyata dengan portofolio yang tumbuh komposisinya berbeda, jadi sekarang ada. pendapatan dari sumber lain juga,” jelasnya.

Oleh karena itu, melihat tren yang berkembang, partai kini mendukung peningkatan penggunaan bahan baku pembuatan paspor negara atau tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Salah satunya adalah stempel kertas yang dulunya berasal dari luar negeri, namun kini dibuat oleh PT Kertas Padalarang, anak perusahaan Perum Peruri.

“Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kertas (paspor) 100% berasal dari PT Kertas Padalarang,” tutupnya. (kilogram)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *