Jakarta –

Read More : MU Depak Sir Alex Ferguson, Eric Cantona Ngamuk!

Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) turun ke jalan hari ini, menuntut tarif pemerintah untuk barang dan jasa makanan yang tidak diatur. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun angkat bicara mengenai hal tersebut.

Menurut Budi, persoalan tarif berada di tangan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Ia mengatakan Kementerian Perhubungan hanya berwenang mengatur aspek keselamatan pengemudi.

“Jadi soal tarif, Cominfo. Rekan-rekan tanya Cominfo. Bagi kami domainnya keamanan,” kata Budi di Komplek DPRK RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2024).

Namun dari sisi keamanan, Budi menjelaskan pihaknya akan selalu fokus pada Ojols. Kementerian Perhubungan kerap menekankan hal ini.

Namun soal harga, Pihak Budi berkoordinasi untuk menjamin hak dan kesejahteraan pengemudi Ojol. “Tentunya kita akan berkoordinasi agar ada transparansi sehingga saudara-saudara kita aman dan sejahtera,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Sepeda Indonesia (Garda), Jenderal Igun Wikasano membeberkan alasan ribuan pengemudi taksi dan kurir sepeda motor turun ke jalan pada Kamis (29/8). Menurut Igun, selain persoalan hukum, para pengemudi meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatur tarif pangan melalui regulasi yang transparan.

“Dari Koalisi Nasional Ojol (KON), permintaan barang dan jasa pangan yang tidak diatur oleh Pemerintah ditanggapi, dan dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika diminta untuk mengatur harga barang dan jasa pangan. Tarif yang saat ini lamanya tidak diatur oleh pemerintah akan menimbulkan perang,” tuturnya.

Simak Videonya: Pajangan Patung Kuda Ojol Cominfo Minta Aturan Tarif Ongkos Kirim Dikaji Ulang.

(datang / datang)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *