Jakarta –

Read More : Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 700 Triliun Untuk Bangkitkan Ekonomi

Banyak orang ditangkap karena kerusuhan di Inggris. Pemerintah telah memperingatkan bahwa para perusuh akan menanggung akibatnya jika terjadi gelombang kerusuhan di seluruh Inggris.

Menteri Dalam Negeri Inggris Yvette Cooper mengatakan dia sepenuhnya mendukung tindakan polisi yang lebih tegas. Dikatakan bahwa perusuh akan dihukum dengan penangkapan, larangan bepergian dan hukuman lainnya.

โ€œSiapapun yang terlibat dalam kejahatan jalanan dan kekerasan harus siap menghadapi penangkapan, penuntutan, denda dan penegakan hukum yang tegas, termasuk pemenjaraan dan larangan bepergian. Ada konsekuensi jika melanggar hukum,โ€ Cooper dikutip The Guardian, Minggu. (4/8/2024).

Ini adalah kerusuhan terburuk di Inggris dalam lebih dari satu dekade, dengan polisi diserang dan dilukai. Banyak orang ditangkap setelah menyaksikan kerusuhan tersebut, dan kemungkinan besar akan terjadi lebih banyak kekerasan dalam beberapa hari mendatang.

Kerusuhan meletus di Inggris setelah seorang anak laki-laki berusia 17 tahun didakwa melakukan penembakan massal di Southport awal pekan ini yang menewaskan tiga anak perempuan. Kejadian ini terjadi di pesta dansa Taylor Swift.

Rumor palsu mengenai latar belakang pelaku yang beragama Islam pun beredar luas di media sosial. Hal ini memicu kemarahan dan berubah menjadi kerusuhan anti-Muslim.

Batu bata dilemparkan ke arah polisi di Stoke-on-Trent pada Sabtu (8 Maret) dan jendela-jendela di sebuah hotel Hull yang digunakan untuk menampung para migran dihancurkan. Polisi terluka dan empat orang ditangkap.

Sebuah video kemudian muncul di media sosial yang menunjukkan toko tersebut dibakar. Beberapa petugas polisi juga terluka dalam kerusuhan di pusat kota Liverpool, dengan batu bata, botol dan suar, menyebabkan dua petugas polisi di rumah sakit dan enam orang ditangkap.

Di Leeds, sekitar 150 orang membawa bendera Union Jack dan meneriakkan “Kamu bukan orang Inggris lagi” dan “pengunjuk rasa Muslim keluar dari jalanan kami”, jauh melebihi ratusan orang yang meneriakkan “Rezim Nazi keluar dari kami” di “jalanan” di kota tersebut. pengunjuk rasa. . (bantuan / das)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *