Jakarta –

Read More : Qatar Airways Dihantam Turbulensi, 12 Orang Luka-luka

Wakil Direktur Pembangunan dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata HARIANTO mengingatkan warga negara yang tidak memberi mereka evaluasi buruk pariwisata Brasil dengan serangan serupa. Dia mengatakan bahwa pariwisata harus menjadi jembatan persahabatan, tidak ada balas dendam digital.

“Satu adalah tinjauan bintang dari penduduk Brasil, itu pasti tidak diharapkan, tetapi kami juga memahami kekecewaan mereka,” kata Hignianto, Kamis (4.07.2025).

“Kita tidak boleh menyebabkan tanggapan terhadap ulasan Stardian untuk mengklasifikasikan tanggapan warga Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya dikatakan bahwa media sosial mengatakan bahwa orang -orang Brasil memberi bintang ke gunung Rinjani di barat Nus Tengary (NTB) sebagai akibat dari bencana yang tersandung pada wisatawan Brasil, yaitu, Marinir Juliana, yang terjadi pada hari Sabtu (21/6).

Orang Indonesia kemudian merespons, memberikan gelar yang buruk, menanggapi perkiraan yang buruk dari hutan Amazon, yang dikatakan memiliki banyak ular sehingga mereka tidak dapat menemukan bubur ayam di sana.

HARIANTO mengingatkan orang -orang untuk memahami hukuman yang dirasakan keluarga Juliana yang hilang. Dia pikir akan lebih baik bagi audiens untuk menanggapi tingkat yang buruk, mengirimkan informasi yang benar tentang proses penyelamatan Juliana untuk memulangkan tubuh.

“Kita harus mencoba mentransfer kepercayaan wisatawan Brasil untuk ingin melakukan perjalanan ke Indonesia,” katanya.

Meskipun terkait dengan jalur pegunungan Rinjani, termasuk dalam kenaikan ekstrem dan risiko tinggi, Harianto menyatakan bahwa kepala kepala Rinjani yang digantung mengatur standar prosedur operasional (SOP) dari kebangkitan Gunung Rinjani.

Dia menjelaskan bahwa peningkatan tersebut harus disertai oleh para ahli atau pemandu gunung, sertifikat (pemandu) dan operator, tetapi pengawasan yang lebih kaku diperlukan untuk memastikan pelaksanaan POP.

Kementerian Pariwisata, bersama -sama dengan pihak -pihak terkait, terutama Kementerian Kehutanan, Basarnas dan pemerintah setempat, juga membuat debat untuk segera meningkatkan SOP Rinjani.

Pemerintah juga merupakan proyeksi ketat untuk pendaki di penyimpanan asli, seperti cek pemeriksa.

Dia juga menyarankan wisatawan untuk bepergian dengan tempat -tempat wisata ekstrem, harus tahu tempat -tempat yang mereka kunjungi, terkait dengan aturan, standar, pelatihan pelatihan, dan risiko tempat -tempat wisata ini.

Turis juga harus memastikan bahwa agen wisata (TA/to) dan pemandu yang digunakan untuk layanan mereka disertifikasi dan memastikan awal pop untuk memanjat.

“Jika standar yang diperlukan tidak dapat dipenuhi, mereka tidak dipaksa untuk terus mengunjungi suatu tempat,” katanya. Tonton video “Video: Rhine Uprising membuka, protes warga Brasil!” (Fem/ddn)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *