Jakarta –

Read More : Debut Indah Kylian Mbappe di Real Madrid

Sebuah jejaring sosial dikejutkan oleh seorang netizen yang terang-terangan mengatakan bahwa ia harus membayar pajak impor (pajak lalu lintas barang) sebesar Rp 31 juta untuk membeli sepatu impor. Padahal, harga sepatu tersebut hanya berkisar Rp 10 jutaan saja.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun sudah buka suara terkait hal ini. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan permasalahan tersebut sudah teratasi. Pihaknya memberikan akses pemilik barang kepada Kelompok Perusahaan Jasa (PJT).

Kasus sepatu kemarin, setelah kita wujudkan dengan PJT, kita bantu, kita selesaikan, kata Askolani dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2024).

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sejumlah perbaikan layanan telah dilakukan. Ia mengatakan, opsi yang digunakan Bea dan Cukai tidak terlalu luas, namun jika ada aturan harus dilaksanakan.

“Tadi Pak Asko menyampaikan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kita. Tidak banyak pilihan dari teman-teman Bea dan Cukai, karena kalau ada aturan harus dilaksanakan. C” Ini yang kadang menyebabkan, apalagi di usia dari media sosial, teman kebiasaanlah yang pertama terkena dampaknya,” jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku selalu ingin Bea dan Cukai terus meningkatkan pelayanannya. Selain memberikan pemahaman terhadap berbagai aturan.

“Bukan berarti kami menyesal, dalam hal ini kami selalu meminta kepada teman-teman Bea dan Cukai untuk terus meningkatkan pelayanan, mendengarkan dan memahami bagaimana kami dapat memberikan pemahaman mengenai berbagai peraturan yang terkadang sensitif, terutama jika berkaitan dengan hal tersebut. kepentingan individu dan “ini harus dipadukan dengan kepentingan nasional kita”, jelas mantan direktur Bank Dunia tersebut.

“Kalau ada yang dari Bea dan Cukai dirasa kurang baik, pasti kami perbaiki dan itu yang disampaikan Pak Asko. (acd/hns)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *