Jakarta –
Read More : Setelah De Ligt, MU Resmikan Transfer Noussair Mazraoui
Inter Milan berpeluang menambah kesengsaraannya saat melawan AC Milan akhir pekan ini. Jika Inter berhasil mempertahankan dominasinya, rekor langka menanti mereka.
Derby della Madonina jilid I antara Inter vs Milan berlangsung Minggu (22/9/2024) pagi WIB. Nerazzurri memulai musim 2024/25 dengan baik, kalah dalam lima pertandingan pertama mereka di semua kompetisi. Namun, Inter hanya bermain imbang di dua laga terakhirnya.
Meski demikian, pasukan Simone Inzaghi tetap difavoritkan pada laga derby tersebut. Rossoneri masih berkutat dengan hanya meraih satu kemenangan dan dua kekalahan. Lebih jauh lagi, Inter punya cerita yang menarik.
Inter Milan telah memenangkan enam pertandingan terakhirnya melawan Milan di kompetisi domestik dan Eropa. Lebih baik karena Lautaro Martinez dkk mencetak empat belas gol dan hanya kebobolan dua gol.
Enam kemenangan beruntun Inter adalah yang terpanjang dalam sejarah Derby della Madonnina, mengalahkan AC Milan dua kali pada 1911–13 dan 1946–48.
Dengan demikian, Inter Milan berpeluang menjadi tim pertama yang mencatatkan 7 kemenangan beruntun melawan rival sekotanya.
Mantan pemain Inter Marco Materazzi melontarkan komentarnya jelang derby. “Yah, seringkali itulah sisi buruk dari pendekatan derby seperti ini, sering kali tim terburuklah yang menang,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport.
Tapi kita berbicara tentang Inter Milan. Kita berbicara tentang tim terkuat di Italia dalam dua tahun terakhir. Terlepas dari siapa yang bermain, pertandingan melawan Man City adalah contoh bagusnya. Matrazzi mengungguli Inter Milan dan AC Milan. (Rin/Rin)