Jakarta –

Read More : Digugat Lakukan Monopoli, Alibaba Bayar Denda Rp 6,8 Triliun ke Investor

Program kartu kerja pendahuluan akan berlangsung hingga tahun 2024. Tahun ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk melatih 1,14 juta orang.

Lantas apakah program ini akan terus berlanjut hingga pemerintahan Prabowo-Gibran mengambil alih?

Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Koordinator Kementerian Perekonomian, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah pemerintah mendatang bisa melanjutkan program prakerja atau tidak. Meski demikian, ia berharap program ini dapat dilanjutkan.

Karena kinerja program ini telah membantu banyak pencari kerja memperoleh keterampilan khusus agar mudah direkrut. Faktanya, 2020-2023 sekitar 17,5 juta orang dilatih dalam program ini. penerima manfaat dari 147 juta Tenaga kerja Indonesia.

“Saya kira hasil evaluasi teman-teman manajemen sangat bagus. Tidak hanya pencapaian tujuan yang ditetapkan, tapi juga hasil penelitian dan penghargaan,” demikian bunyi laporan pelaksanaan program kartu prakerja tahun 2023. Pada Rabu (15 Mei 2024) di Jakarta.

“Keberlanjutan program, kami sangat berharap program ini dapat terus kami lanjutkan di masa yang akan datang. Mengingat program pengembangan sumber daya manusia akan semakin dibutuhkan ke depannya,” imbuhnya.

Meski penuh ketidakpastian, ia cukup optimistis program tersebut akan terus berlanjut hingga masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Pasalnya pasangan terpilih menegaskan akan melanjutkan program pemerintahan saat ini.

“Kami simpulkan, berdasarkan capaian PMO Pra Rekrutmen saat ini, sepertinya tidak ada alasan untuk menghentikannya secara tiba-tiba. Apalagi temanya (pemerintahan Prabowo) tetap berjalan, mudah-mudahan program ini terus berlanjut. , ” jelasnya.

Di sisi lain, Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja, mengatakan hingga saat ini Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan telah meminta pihaknya untuk membuat rencana anggaran prakerja. . untuk tahun 2025.

Namun, dia belum bisa memastikan apakah pemerintahan mendatang benar-benar melanjutkan program tersebut atau tidak. Sebab pada akhirnya keputusan dilanjutkannya program ini akan berdasarkan hasil keputusan panitia penciptaan lapangan kerja.

“Jadi DJA minta kami serahkan 2025 perlunya anggaran pra kerja, dan kami bernegosiasi dengan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarton mengenai jumlah target tahun depan. Keuangan,” jelas Denni.

“Saya tidak bisa bilang begitu. Nanti diputuskan dalam rapat komite penciptaan lapangan kerja,” tutupnya. (Kehormatan / Kehormatan)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *