Jakarta –
Read More : Bangga! Tim eFootball Indonesia Sabet 3 Emas di AYESC 2025
Muliaman Hadad, CEO Badan Pengelola Investasi (BP) Danantara, mengumumkan peluncuran Danantara akan berakhir besok (7/11). Danantara sendiri diharapkan bisa seperti Temasek di Singapura.
Sembari menunggu Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia, akan dibentuk lembaga pengelola keuangan baru. “Saat ini, bukan besok (meluncurkan Danantara). Ya tunggu presiden datang kembali,” kata Muliaman di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Diketahui, pada pekan ini Prabowo akan mengunjungi beberapa negara dan bertemu dengan pimpinan pemerintahan. Penerapan Dhanantara juga tertunda menunggu perubahan Undang-Undang Umum (PP) dan Keputusan Presiden (Perpres).
Persiapannya berjalan sebaik-baiknya, saat ini ada dua perubahan DP yang akan saya pertimbangkan lebih lanjut, sebenarnya akan dilakukan dengan perubahan DP dan keputusan Presiden, kata Muliaman.
Ia menjelaskan instruksi Prabowo agar mempersiapkan diri secara matang sebelum memulai Dhanantara. “(Arahan Prabovo adalah membuat segalanya lebih baik, maka dia akan memulainya,” ujarnya.)
Sebelumnya, Muliaman menjelaskan BP Danantara Investment bertugas mengelola dana di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Jadi seluruh sumber daya kolektif pemerintah akan dikelola oleh badan ini, tapi tentu bertahap karena badan ini dibentuk dulu, undang-undang dibuat dulu, kata Muliaman di Jakarta, Selasa, usai dilantik sebagai presiden. . . (22/10).
Muliaman mengatakan bentuk akhir entitas baru ini akan serupa dengan perusahaan operasi Temasek milik pemerintah Singapura, yang berfokus pada investasi internasional.
Intinya ya, sama saja (dengan Temasek), kata Muliaman. (acd/acd)