Jakarta –

Durian menjadi salah satu buah yang tumbuh saat fajar di Lubuklinggau. Akibatnya, ketika musim durian tiba, buah durian di daerah ini akan menjadi target masyarakat, khususnya pecinta buah.

Banyak penduduk memiliki durian taman dan mengolah durian di wilayah tersebut. Selain buah -buahan populer, ketika panen tiba, harganya juga tinggi. Ini bisa menjadi sumber pendapatan yang menjamin petani di Durian.

Tidak hanya ditanam untuk dipanen, juga tidak ada beberapa petani juga mulai berpikir secara terbuka untuk menjadikan taman sebagai objek wisata. Salah satu kunjungan Garden Durian adalah NAU Garden Linggau. Situs wisata ini adalah agro -turisme yang berlokasi di Vila Air Kati, di Distrik Lubuklingga Timur II, Lubuklinggau, Sumatra Selatan.

Taman empat -hektar ini memiliki berbagai jenis durian terkenal di Lubuklinggao. Turis yang datang dapat segera memilih dan memilih buah durian mereka sendiri yang mereka inginkan. Pengunjung juga dapat melakukan kegiatan output, piknik, dan berkemah di sini. Ada beberapa fasilitas di sini, seperti kamar mandi, pondok dan pengintai.

Pemilik wisata Nau Garden Linggau Addi Ramdhoni mengatakan taman durian ini sekitar lima tahun yang lalu.

“Area lahan durian ini adalah empat hektar, dengan rincian dua hektar yang telah ditanam sejak tahun 2020, kemudian meningkat dan dua hektar yang tersisa ditanam yang ada dan setengahnya,” katanya ketika beberapa waktu yang lalu.

Addi mengatakan gagasan melakukan kebun durian menjadi tempat wisata pertama yang dia miliki selama kunjungan Filipina dan Malaysia.

“Karena hanya di sana, taman durian itu bagus, itu juga terinspirasi untuk melakukannya,” katanya.

Adddi mengungkapkan bahwa ada tiga jenis durian di kebunnya. Durian pengunjung yang paling ditargetkan, yaitu, Bawor, Black Duri dan Weasel King.

“Di sini, yang paling canggih adalah jenis 70 Bawor Bawor, 2 Black Thorns dan King Weasel, ada 15 batang. Jika tanah kedua yang baru saja membuka banyak duri hitam yang ditanam, ada 86 batang dan ada juga campuran jenis Duriano lainnya,” katanya.

Dia mengatakan duri hitam adalah jenis pariwisata paling populer yang mengunjungi kebunnya.

“Pengunjung yang paling dicari adalah duri hitam (duri hitam), meskipun harganya mahal tetapi lebih menggoda dan sangat baik di sini, sering disebut Sultan Durian,” katanya.

Temukan video “Video: Durian Picking Tour langsung di lubuklinggau” (sym / sym)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *