Jakarta –

Menteri Koordinasi Makanan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta Blulog Perum untuk meningkatkan target penyerapan harian menjadi 25.000 ton. Ini adalah langkah untuk memastikan resistensi stok sebelum Idul Fitri.

Zulhas menekankan pentingnya prediksi dan intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas produk dasar dan secara efektif mengendalikan inflasi. Menurut Zulhas, optimalisasi pembelian dan distribusi beras untuk memastikan bahwa insentif masih stabil di pasar sebelum periode aplikasi puncak di Idul Fitri.

Saat ini, cadangan beras (CBP) telah mencapai 65.000 ton. Untuk memastikan resistensi stok, Bolog telah diundang untuk meningkatkan target penyerapan harian menjadi 25.000 ton. Dengan cara ini, pada akhir Februari, ia dapat mencapai 180.000 ton dan meningkat menjadi 1,79 juta ton di bulan Maret dengan tujuan menyerap 60.000 ton per hari.

“Pemerintah memastikan bahwa Bilo menyerap produksi tanaman petani dengan harga tetap.

Selain memperkuat cadangan beras, pemerintah juga akan mengeluarkan pedoman presiden yang terkait dengan manajemen keamanan pangan. Panduan ini bertujuan untuk menyederhanakan dan memastikan efektivitas implementasi, pengobatan, dan distribusi beras di seluruh wilayah.

Dalam implementasi selanjutnya, pemerintah daerah, termasuk gubernur, bupati, manajer wanita dan direktur desa, akan diminta untuk mengatur pertemuan mingguan untuk memantau budaya dan harga beras dan memastikan bahwa tidak ada hambatan dalam rantai pasokan.

“Kerjasama antara kementerian teknis dan pemerintah daerah diperlukan untuk meningkatkan pengawasan dan kontrol di tingkat lokal. Langkah ini adalah untuk memastikan bahwa kebijakan pangan yang dirancang dapat beroperasi secara efektif di lapangan,” tambah Zulhas.

Lihat video: Bolog memiliki anggaran RP.

(Eds / eds)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *