Jakarta –

Read More : PNM Gelar Program Pengembangan Kewirausahaan, Diikuti 1.347 Siswa

Pada Rabu (12/6), Apple menjadi saham paling berharga di dunia, menyalip Microsoft. Namun keunggulan itu hanya bertahan beberapa jam saja.

Saham Apple menguat pada Kamis (13/6/2024) setelah mengumumkan fitur kecerdasan buatan (AI) untuk iPhone, lapor NDTV World. Dalam agenda konferensi pengembang Apple pada Senin (10/6), perusahaan mengumumkan platform kecerdasan buatan baru bernama Apple Intelligence yang secara bertahap akan ditambahkan ke versi terbaru iOS 18.

Alhasil, selama beberapa jam pada hari Rabu, Microsoft kehilangan posisi teratasnya, namun berhasil memimpin di akhir perdagangan dengan valuasi $3,27 triliun atau Rp. 53,189 triliun (Rp 16,266 jika dikurs). Sedangkan valuasi Apple sekitar $3,26 triliun atau Rp.

Karena fitur ini, beberapa analis memperkirakan total 1,5 miliar pengguna iPhone akan segera mengupgrade ke iOS untuk menggunakan fitur AI.

CEO Apple Tim Cook mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa perusahaan berhati-hati mengenai definisi kecerdasan buatan dari generasi ke generasi.

“Ini selalu tentang penerapannya dengan cara yang cerdas. Kami menerapkannya untuk menimbulkan masalah sesedikit mungkin,” kata Tim dalam podcast Marques Brownlee, Rabu (12/6/2024).

Di awal tahun 2024, terlihat jelas bahwa Apple yang membutuhkan waktu lama dalam mengembangkan strategi AI-nya akan kehilangan posisinya sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Itu karena investor lebih tertarik pada produk AI generasi berikutnya dari Microsoft, CoPilot.

Tonton juga videonya: WWDC 2024 membuat saham Apple melonjak tinggi

(da/da)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *